Materi Prakarya Kelas 8 (VIII) Semester 2 SMP/MTs Berdasarkan Buku Kurikulum 2013  Edisi Revisi Tahun 2017

Materi Prakarya Kelas 8 (VIII) Semester 2 SMP/MTs Berdasarkan Buku Kurikulum 2013 Edisi Revisi Tahun 2017



Mata pelajaran Prakarya bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri siswa melalui produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar.

Prakarya juga merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan pelbagai bidang ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah praktis yang secara langsung mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari.

Ruang lingkup mata pelajaran prakarya untuk SMP kelas VIII meliputi empat aspek, yaitu kerajinan, rekayasa, budidaya dan pengolahan. Dengan keempat aspek itu para siswa diharapkan mampu untuk membuat produk dengan memanfaatkan potensi dari alam sekitar.

Buku Prakarya kelas VIII ini merupakan edisi revisi yang disusun dengan mengacu kepada kurikulum 2013 yang telah disempurnakan, baik kompetensi inti maupun kompetensi dasar.
Untuk membantu siswa memahami materi Prakarya, setiap pembahasan disertai dengan gambar dan penugasan yang mengajak siswa untuk aktif bereksplorasi dengan lingkungannya maupun media belajar lainnya.

Harapannya buku ini dapat memotivasi siswa untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah praktis dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di daerah masing-masing.

Berikut ini adalah isi materi mata pelajaran Prakarya Kelas 8 (VIII) Semester 2 (genap) SMP/MTs berdasarkan buku Prakarya Kelas 8 Semester 2 Edisi Revisi Tahun 2017.


MATERI MATA PELAJARAN PRAKARYA KELAS 8 (VIII) SEMESTER 2 SMP/MTs BERDASAR BUKU KURIKULUM 2013 EDISI REVISI


KERAJINAN

Peta Materi I

BAB I Kerajinan Bahan Limbah Keras

A. Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras
B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Limbah Keras
  1.     Limbah Keras Organik
  2.     Limbah Keras Anoraganik
C. Pengolahan Bahan Limbah Keras
D. Proses Produksi Kerajinan Bahan Limbah Keras
    1. Kerajinan Bahan Limbah Keras Organik
        a. Kerajinan Cangkang Kerang
        b. Kerajinan Sisik Ikan
        c. Kerajinan Tulang Ikan
        d. Kerajinan Tempurung Kelapa
    2. Kerajinan Bahan Limbah Keras Anorganik
        a. Kerajinan Botol Plastik
        b. Kerajinan Pecahan Keramik
        c. Kerajinan Kaca
E. Contoh Proyek Kerajinan Bahan Limbah Keras
     1. Perencanaan
     2. Pelaksanaan
     3. Evaluasi
F. Refleksi
G. Rangkuman


REKAYASA

Peta Materi II

BAB II Alat Penjernih Air

A. Sistem Penyaringan Air dari Bahan Alami
  1. Sistem Penyaringan Air dari Bahan Alami
  2. Bahan dan Alat Penjernih Air dengan Bahan Alami
  3. Teknik dan Prosedur Pembuatan Alat Penjernih Air dengan Bahan Alam
  4. Tahapan Pembuatan Penjernih Air dari Bahan Alami
           a. Perencanaan
           b. Proses Pembuatan

B. Penjernih Air dari Bahan Buatan
  1. Penjernih Air dari Bahan Buatan
  2. Bahan dan Alat Penjernih Air dengan Bahan Buatan
  3. Teknik dan Prosedur Pembuatan Alat Penjernih Air dengan Bahan Buatan
  4. Tahapan Pembuatan Penjernih Air dari Bahan Buatan
          a. Perencanaan
          b. Proses Pembuatan

C. Refleksi
D. Rangkuman


BUDI DAYA

Peta Materi III

BAB III Budi Daya Satwa Harapan
A. Jenis-Jenis Satwa Harapan
     1. Cacing Tanah
     2. Jangkrik
     3. Lebah Madu
     4. Ulat Sutera
B. Sarana dan Peralatan Budi Daya Satwa Harapan
     1. Produksi Budi Daya Satwa Harapan
     2. Teknik Budidaya Satwa Harapan
C. Tahapan Budi Daya Satwa Harapan
D. Pemeliharaan
E. Refleksi
F. Rangkuman


PENGOLAHAN

Peta Materi IV

BAB IV Pengolahan Bahan Setengah Jadi dari Serealia Kacang-Kacangan dan Umbi Menjadi Makanan Khas Wilayah Setempat

A. Pengertian
B. Jenis
C. Teknik Pengolahan
D. Tahapan Pengolahan dan Contohnya
     1. Mie Aceh
     2. Onde-Onde Ubi Bugis
E. Penyajian dan Pengemasan
F. Refleksi
G. Rangkuman


Peta Materi V

BAB V Pengolahan Hasil Samping Serealia, Kacang-Kacangan dan Umbi menjadi Produk Pangan

A. Pengertian
B. Jenis, Kandungan dan Manfaat
C. Teknik Pengolahan
D. Tahapan Pengolahan dan Contohnya
  1. Bangket Bekatul dan Jus Pepaya-Nanas Bekatul
  2. Tempe Gembus
  3. Sambal Glandir Asam
E. Pengemasan
F. Refleksi
G. Rangkuman



Read More
Materi PAI dan Budi Pekerti Kelas 7 Semester 1 dan 2 SMP Berdasar Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

Materi PAI dan Budi Pekerti Kelas 7 Semester 1 dan 2 SMP Berdasar Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017


Kurikulum 2013 disusun untuk menyempurnakan kurikulum sebelumnya dengan pendekatan belajar aktif berdasarkan nilai-nilai agama dan budaya bangsa. Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah telah melakukan penyesuaian beberapa nama mata pelajaran yang antara lain adalah mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.

Kurikulum 2013 sudah tidak lagi menggunakan Standar Kompetensi (SK) sebagai acuan dalam mengembangkan Kompetensi Dasar (KD). Sebagai gantinya, Kurikulum 2013 telah menyusun Kompetensi Inti (KI).

Kompetensi inti adalah tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap kelas atau program (PP No. 32/2013).

Kompetensi Inti memuat kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam Kompetensi Dasar. Perubahan perilaku dalam pengamalan ajaran agama dan budi pekerti menjadi perhatian utama.
Dalam buku kurikulum 2013 Edisi Revisi ini terdapat lima hal penting yang perlu mendapat perhatian khusus, yaitu proses pembelajaran, penilaian, pengayaan, Remedial, dan interaksi guru dengan orangtua peserta didik. Dengan demikian tujuan pembelajaran diharapkan dapat tercapai secara optimal dan selaras dengan tujuan pendidikan nasional yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga yang demokratis serta bertanggung jawab.

Berikut ini materi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas 7 (VII) SMP Semester 1 dan 2 berdasarkan buku PAI Kurikulum 2013 Edisi Revisi Tahun 2017.

MATERI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN BUDI PEKERTI KELAS 7 SMP SEMESTER 1 DAN 2 BERDASARKAN BUKU KURIKULUM 2013 EDISI REVISI 2017


Bab 1. Lebih Dekat dengan Allah Swt. yang Sangat Indah Nama-Nya
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Iman kepada Allah Swt.
D. Makna al-Asm'u al-Husna
E. Hikmah Beriman kepada Allah Swt.

Bab 2. Hidup Tenang dengan Kejujuran, Amanah, dan Istiqomah
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Mari Berperilaku Jujur
D. Mari Berperilaku Amanah
E. Mari Berperilaku Istiqomah

Bab 3. Semua Bersih, Hidup Jadi Nyaman
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Ingin Tahu tentang Thaharah
D. Bagaimana Cara Thaharah?
E. Hikmah Thaharah

Bab 4. Indahnya Kebersaman dengan Berjamaah
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Ayo Salat Berjamaah!
D. Tata Cara Salat Berjamaah
E. Pembiasaan Salat Berjamaah

Bab 5. Selamat Datang Nabi Kekasihku
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Kehadiran Sang Kekasih
D. Nabi Muhammad saw. Diangkat Menjadi Rasul
E. Dakwah Nabi Muhammad saw. di Mekah

Bab 6. Dengan Ilmu Pengetahuan Semua Menjadi Lebih Mudah
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Mari Membaca
  1. Q.S. ar-Rahman/55: 33
  2. Membaca Q.S. al-Mujadalah/58: 11
  3. Menerapkan Ilmu Tajwid tentang “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah
  4. Q.S. ar-Rahman/55: 33
  5. Q.S. al-Mujadalah/58: 11
D. Mari Memahami al-Qur’an
  1. Q.S. ar-Rahman/55: 33 serta Hadis Terkait
  2. Kandungan Q.S. al-Mujadalah/58: 11 serta Hadis Terkait
E. Perilaku Orang yang Cinta Ilmu Pengetahuan

Bab 7. Ingin Meneladani Ketaatan Malaikat-Malaikat Allah Swt.
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Siapakah Malaikat Itu?
D. Nama dan Tugas Malaikat
E. Perilaku Beriman kepada Malaikat Alla Swt.

Bab 8. Berempati Itu Mudah, Menghormati Itu Indah
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Mari Berempati
D. Mari Menghormati Orang Tua Kita
E. Mari Menghormati Guru

Bab 9. Memupuk Rasa Persatuan pada Hari yang Kita Tunggu
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Apa Salat Jumat itu?
D. Ketentuan Salat Jumat
E. Aku Ingin Bisa Salat Jumat

Bab 10. Islam Memberikan Kemudahan melalui ¢alat Jamak dan Qa¡ar
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Aku Ingin Tahu Ketentuan Salat Jama’
D. Aku Ingin Tahu Ketentuan Salat Qasar
E. Aku Bisa Salat Jama’ dan Qasar


Bab 11. Hijrah ke Madinah, Sebuah Kisah yang Membanggakan
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Sebab-Sebab Rasulullah Hijrah
D. Berita Gembira dari Kota Yatsrib
E. Perjalanan Hijrah Rasulullah saw.
F. Dakwah Nabi Muhammad saw. di Madinah.

Bab 12. Al-Khulafau Ar-Rasyidµn Penerus Perjuangan Nabi Muhammad saw.
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Abu Bakar as-Siddiq Bijaksana dan Tegas
D. Umar bin Khattab Tegas dan Pemberani
E. Usman bin Affan Baik Hati dan Dermawan
F. Ali bin Abi Thali Cerdas dan Sabar


Bab 13. Hidup Lebih Damai dengan Ikhlas, Sabar, dan Pemaaf
A. Renungkanlah
B. Cermatilah
C. Mari Belajar al-Qur’an
  1. Membaca al-Qur’an
    • a. Membaca Q.S. An-Nisa/4:146,
    • b. Membaca Q.S. Al-Baqarah/2: 153
    • c. Membaca Q.S. Ali-Imran/3: 134
  2. Memahami Hukum Bacaan Nun Sukun/Tanwin
  3. Menerapkan Bacaan Mim Sukun
  4. Mengartikan Q.S. an-Nisa/4:146/ Q.S. al-Baqarah/2: 153/
D. Mari Memahami al-Qur’an
  1. Kandungan Q.S. An-Nisa/4:146 serta Hadis Terkait
  2. Kandungan Q.S. Al-Baqarah/2: 153 serta Hadis Terkait
  3. Kandungan Q.S. Ali-Imran/3: 134 serta Hadis Terkait
E. Perilaku Ikhlas, Sabar, dan Pemaaf



Read More
Download Standar Kompetensi Lulusan (SKL) SD/MI, SMP/MTs SMA/MA  Berdasar Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016

Download Standar Kompetensi Lulusan (SKL) SD/MI, SMP/MTs SMA/MA Berdasar Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016


PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH


Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan.

Standar Kompetensi Lulusan meliputi:
a. Kompetensi Lulusan SD/MI/SDLB/Paket A;
b. Kompetensi Lulusan SMP/MTs/SMPLB/Paket B; dan
c. Kompetensi Lulusan SMA/MA/SMK/MAK/SMALB/ Paket C.

Standar Kompetensi Lulusan digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan.

Standar Kompetensi Lulusan terdiri atas kriteria kualifikasi kemampuan peserta didik yang diharapkan dapat dicapai setelah menyelesaikan masa belajarnya di satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Setiap lulusan satuan pendidikan dasar dan menengah memiliki kompetensi pada tiga dimensi yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Lulusan SD/MI/SDLB/Paket A; SMP/MTs/SMPLB/Paket B; dan SMA/MA/ SMALB/Paket C memiliki kompetensi pada dimensi sikap sebagai berikut.


DIMENSI SIKAP

SD/MI/SDLB/ Paket A
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap:
  1. beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, 
  2. berkarakter, jujur, dan peduli, 
  3. bertanggungjawab, 
  4. pembelajar sejati sepanjang hayat, dan 
  5. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, dan negara.

SMP/MTs/SMPLB/ Paket B
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap:
  1. beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, 
  2. berkarakter, jujur, dan peduli, 
  3. bertanggungjawab, 
  4. pembelajar sejati sepanjang hayat, dan 
  5. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.

SMA/MA/SMALB/ Paket C
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap:
  1. beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, 
  2. berkarakter, jujur, dan peduli, 
  3. bertanggungjawab, 
  4. pembelajar sejati sepanjang hayat, dan 
  5. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan internasional. 

Lulusan SD/MI/SDLB/Paket A; SMP/MTs/ SMPLB/Paket B; dan SMA/MA/ SMALB/Paket C memiliki kompetensi pada dimensi pengetahuan sebagai berikut.

DIMENSI PENGETAHUAN

SD/MI/SDLB/ Paket A
Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat dasar berkenaan dengan:
1. ilmu pengetahuan,
2. teknologi,
3. seni, dan
4. budaya.
Mampu mengaitkan pengetahuan di atas dalam konteks diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, dan negara.

SMP/MTs/SMPLB/ Paket B
Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berkenaan dengan:
1. ilmu pengetahuan,
2. teknologi,
3. seni, dan
4. budaya.
Mampu mengaitkan pengetahuan di atas dalam konteks diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.

SMA/MA/SMALB/ Paket C
Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks berkenaan dengan:
1. ilmu pengetahuan,
2. teknologi,
3. seni,
4. budaya, dan
5. humaniora.
Mampu mengaitkan pengetahuan di atas dalam konteks diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, serta kawasan regional dan internasional.

Selengkapnya tentang Permendikbud Nomor 20 tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Pendidikan dasar dan Menengah (SD/MI/SDLB/ Paket A, SMP/MTs/SMPLB/ Paket B, dan SMA/MA/SMALB/ Paket C), silahkan unduh pada link download di bawah ini.




Read More
Download SILABUS, KI, KD dan Contoh RPP PAI Kelas 7, 8, 9 SMP/MTs Edisi Revisi 2017

Download SILABUS, KI, KD dan Contoh RPP PAI Kelas 7, 8, 9 SMP/MTs Edisi Revisi 2017



Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti merupakan pendidikan yang secara mendasar menumbuhkembangkan akhlak siswa melalui pembiasaan dan pengamalan ajaran Islam secara menyeluruh (kaffah).

Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai suatu mata pelajaran diberikan pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK, baik yang bersifat kokurikuler maupun ekstrakurikuler.

Kompetensi, materi, dan pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dikembangkan melalui pertimbangan kepentingan hidup bersama secara damai dan harmonis (to live together in peace and harmony). Pembelajaran dilaksanakan berbasis aktivitas pada kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Penumbuhan dan pengembangan sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, dan pembudayaan untuk mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Sekolah sebagai taman yang menyenangkan untuk tumbuh berkembangnya pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa yang menempatkan pengetahuan sebagai perilaku (behavior), tidak hanya berupa hafalan atau verbal. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berlandaskan pada aqidah Islam yang berisi tentang keesaan Allah Swt. sebagai sumber utama nilai-nilai kehidupan bagi manusia dan alam semesta.

Sumber lainnya adalah akhlak yang merupakan manifestasi dari aqidah, yang sekaligus merupakan landasan pengembangan nilai-nilai karakter bangsa Indonesia. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti merupakan pendidikan yang ditujukan untuk dapat menserasikan, menselaraskan dan menyeimbangkan antara iman, Islam, dan ihsan yang diwujudkan dalam:

  1. Membentuk manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt. serta berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur (Hubungan manusia dengan Allah Swt.)
  2. Menghargai, menghormati dan mengembangkan potensi diri yang berlandaskan pada nilai-nilai keimanan dan ketakwaan (Hubungan manusia dengan diri sendiri).
  3. Menjaga kedamaian dan kerukunan hubungan inter dan antar umat beragama serta menumbuhkembangkan akhlak mulia dan budi pekerti luhur (Hubungan manusia dengan sesama).
  4. Penyesua*ian mental keislaman terhadap lingkungan fisik dan sosial (Hubungan manusia dengan lingkungan alam).


Berdasarkan pada prinsip di atas, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dikembangkan dengan memperhatikan nilai-nilai Islam rahmatan lilalamin yang mengedepankan prinsip-prinsip Islam yang humanis, toleran, demokratis, dan multikultural.

Silabus ini disusun dengan format dan penyajian/penulisan yang sederhana sehingga mudah dipahami dan dilaksanakan oleh guru. Penyederhanaan format dimaksudkan agar penyajiannya lebih efisien, tidak terlalu banyak halaman namun lingkup dan substansinya tidak berkurang, serta tetap mempertimbangkan tata urutan (sequence) materi dan kompetensinya.

Penyusunan silabus ini dilakukan dengan prinsip keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum; mudah diajarkan oleh guru (teachable); mudah dipelajari oleh siswa (learnable); terukur pencapainnya (measurable), dan bermakna untuk dipelajari (worth to learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan pendidikan siswa.

Silabus ini merupakan acuan bagi guru dalam melakukan pembelajaran agar siswa mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari. Upaya peningkatan keimanana dan ketakwaan tersebut dilakukan dengan memperhatikan nilai-nilai Islam rahmatan lilalamin yang mengedepankan prinsip-prinsip Islam yang humanis, toleran, demokratis, dan multikultural.

Silabus ini bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran, serta mengakomodasi keunggulan-keunggulan lokal. Atas dasar prinsip tersebut, komponen silabus mencakup kompetensi dasar, materi pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran. Uraian pembelajaran yang terdapat dalam silabus merupakan alternatif kegiatan yang dirancang berbasis aktivitas.

Pembelajaran tersebut merupakan alternatif dan inspiratif sehingga guru dapat mengembangkan berbagai model yang sesuai dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran. Dalam melaksanakan silabus ini guru diharapkan kreatif dalam pengembangan materi, pengelolaan proses pembelajaran, penggunaan metode dan model pembelajaran, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta tingkat perkembangan kemampuan kemampuan siswa.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam hal keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pendidikan ini kemudian dirumuskan secara khusus dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai berikut:

  1. menumbuhkembangkan aqidah melalui pemberian, pembinaan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman siswa tentang Agama Islam sehingga menjadi muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah Swt; dan
  2. mewujudkan manusia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam kehidupan sebagai warga masyarakat, warga negara, dan warga dunia.


Kempetensi yang Diharapkan setelah siswa mempelajari Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP/MTs dapat dilihat pada Tabel Peta Kompetensi yang memberikan gambaran umum tentang capaian kompetensi mulai SD/MI sampai dengan SMA/MA/SMK/MAK.


Berikut ini tampilan selengkapnya dari Silabus mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017.



Silabus, Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), dan Contoh RPP bisa juga diunduh melalui link download berikut ini.

Read More
Download Juknis Juklak Ujian Nasional Gelombang 2 (Oktober 2017)

Download Juknis Juklak Ujian Nasional Gelombang 2 (Oktober 2017)

PETUNJUK PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 GELOMBANG II (OKTOBER 2017)


Pemerintah dalam hal ini Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) telah mengeluarkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Ujian Nasional Tahun 2016/2017 Gelombang 2 yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2017.

Ujian Nasional Gelombang II ini diikuti oleh:

  1. peserta UN jenjang SMA/MA dan SMK Tahun Pelajaran 2016/2017 yang belum mengikuti UN pada bulan April 2017; 
  2. peserta UN Tahun Pelajaran 2014/2015, 2015/2016, atau 2016/2017 pada jenjang SMA/MA, SMK, dan Program Paket C yang belum memenuhi kriteria pencapaian kompetensi lulusan yang ditetapkan;
  3. peserta didik Program Paket B/Wustha dan Program Paket C Tahun Pelajaran 2016/2017 pada kelas akhir yang belum mengikuti Ujian Nasional atau belum mengikuti satu atau lebih mata ujian pada Ujian Nasional Bulan April-Mei 2017.


Pelaksanaan Ujian

a. Ujian Nasional Gelombang II dilaksanakan dalam moda ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

b. Soal UN Gelombang II mengacu pada kisi-kisi UN 2017.

c. Hasil UN Gelombang II dilaporkan dalam bentuk SHUN.
  • 1) Bagi peserta yang baru pertama kali mengikuti UN, SHUN memuat nilai dari seluruh mata pelajaran yang diikuti.
  • 2) Bagi peserta yang memperbaiki nilai, SHUN memuat nilai yang lebih tinggi dari nilai UN sebelumnya.
  • 3) Bagi Peserta yang tidak lengkap mata ujian, SHUN memuat nilai dari mata pelajaran yang diikuti.


d. Waktu pelaksanaan Ujian Nasional Gelombang II di dalam negeri adalah sebagai berikut:

1) Provinsi menentukan waktu pelaksanaan Ujian Nasional Gelombang kedua pada satuan pendidikan pelaksana UN untuk jenjang SMA/MA, SMK, Program Paket C dan Program Paket B/Wustha berdasarkan dua pilihan berikut:

i. Pilihan 1:
  • a. SMA/MA, Program Paket C dan Program Paket B/Wustha dilaksanakan pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis tanggal 10, 11, dan 12 Oktober 2017.
  • b. SMK dilaksanakan pada hari Selasa dan Rabu, 10 dan 11 Oktober 2017.

ii. Pilihan 2:
  • a. SMA/MA, Program Paket C dan Program Paket B/Wustha dilaksanakan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2017.
  • b. SMK dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu 14 dan 15 Oktober 2017.


2) Provinsi menetapkan pilihan waktu dan disampaikan ke BSNP paling lambat hari Jumat tanggal 8 September 2017.

e. Waktu pelaksanaan Ujian Nasional Gelombang II di luar negeri dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 14, 15, dan 21 Oktober 2017.

Mata Ujian

  • a. Peserta yang baru pertama kali mengikuti UN wajib menempuh seluruh mata ujian sesuai dengan ketentuan pada POS-UN Peraturan BSNP Nomor: 0043/BSNP/I/2017 (Bab IV. Bahan Ujian Nasional).
  • b. Peserta Paket B/Wustha atau Paket C yang mengikuti sebagian mata ujian hanya menempuh mata ujian yang belum diikuti saja
  • c. Peserta yang memperbaiki nilai UN dapat menempuh mata ujian yang nilainya kurang dari atau sama dengan 55 (lima puluh lima).


Persyaratan

a. Peserta SMA/MA dan SMK yang baru pertama kali mengikuti UN wajib memenuhi persyaratan peserta UN berdasarkan Peraturan BSNP Nomor: 0043/BSNP/I/2017 tentang POS-UN Tahun Pelajaran 2016/2017. Ketentuan lain yang harus dipenuhi adalah:
  • 1) Peserta tercatat dalam daftar nominasi tetap (DNT) gelombang I yang berisi biodata peserta, Mata Uji Pilihan (SMA/MA) dan kompetensi keahlian (SMK);
  • 2) Peserta yang akan mengikuti UN gelombang II wajib memberikan bukti tertulis berkaitan dengan alasan tidak mengikuti UN (sakit) yang diketahui oleh sekolah asal;
  • 3) Memiliki nomor peserta ujian (kartu peserta ujian).

b. Peserta SMA/MA, SMK, atau Paket C yang akan memperbaiki nilai UN, wajib memiliki:
  • 1) Ijazah atau ijazah sementara/surat keterangan kelulusan yang telah dilegalisir; dan
  • 2) Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) terakhir atau SHUN sementara yang telah dilegalisir.

c. Peserta Paket B/Wustha dan Paket C yang baru pertama kali mengikuti UN wajib memenuhi persyaratan peserta UN berdasarkan Peraturan BSNP Nomor: 0043/BSNP/I/2017 tentang POS-UN Tahun Pelajaran 2016/2017.

Ketentuan lain yang harus dipenuhi adalah:
  • 1) Peserta tercatat dalam daftar nominasi tetap (DNT) gelombang I dan belum mengikuti UN gelombang I seluruh mata ujian atau beberapa mata ujian;
  • 2) Peserta kelas akhir yang belum terdaftar dalam Dapodik Dikmas PAUD atau EMIS pada Tahun Pelajaran 2016/2017;


Mekanisme dan Prosedur Pendaftaran

a. Calon peserta Paket B/Wustha dan Paket C yang baru pertama kali mengikuti UN, mekanisme dan prosedur pendaftaran sebagai berikut:

  • 1) Satuan pendidikan SKB/PKBM mendata dan mendaftarkan peserta didik yang memenuhi persyaratan ke pangkalan Dapodikmas, Kemdikbud dan untuk Pondok Pesantren Salafiyah melalui EMIS Kemenag.
  • 2) Satuan pendidikan SKB/PKBM mendaftarkan siswa kelas akhir yang telah dilakukan proses verifikasi dan validasi peserta didik (NISN) oleh Pusat Data Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) dari laman http://pdun.data.kemdikbud.go.id ke panitia tingkat Kabupaten/Kota untuk didaftarkan ke laman http://biounpaketabc.kemdikbud.go.id dan dilakukan proses verifikasi, validasi dan cetak daftar nominasi sementara (DNS).
  • 3) Satuan pendidikan Pondok Pesantren Salafiyah mendaftarkan siswa kelas akhir berdasarkan data NISN peserta didik yang telah diverifikasi dan validasi oleh PDSPK Kemdikbud dari sistem EMIS Kemenag ke panitia tingkat Kabupaten/Kota untuk didaftarkan ke laman http://biounpaketabc.kemdikbud.go.id, dan kemudian dilakukan proses verifikasi, validasi untuk pencetakan daftar nominasi sementara (DNS)
  • 4) Panitia tingkat Provinsi melakukan pemutakhiran data, menerbitkan (generate) nomor peserta UN, mencetak dan mendistribusikan daftar nominasi tetap (DNT) dan kartu peserta UN ke satuan pendidikan melalui panitia tingkat Kabupaten/Kota.

b. Calon peserta ujian SMA/MA, dan SMK dan calon peserta UN dari Paket C yang memperbaiki nilai UN mendaftar dengan mekanisme dan prosedur sebagai berikut:

1) Calon peserta melihat informasi pendaftaran di laman http://unp.kemdikbud.go.id.

2) Calon peserta memilih lokasi tempat pelaksanaan UN.

3) Calon peserta mendaftarkan diri secara langsung ke satuan pendidikan tempat pelaksanaan UN yang dipilih.

4) Calon peserta menyerahkan salinan Ijazah atau Ijazah sementara, salinan SHUN atau SHUN sementara, pas foto terbaru ukuran 3x4 cm sebanyak 2 lembar, dan kartu peserta ujian dari sekolah asal bagi peserta baru.

5) Petugas pendaftaran pada satuan pendidikan melakukan verifikasi calon peserta dengan cara memeriksa keabsahan dan/atau kesesuaian:
  • i. Ijazah atau ijazah sementara/surat keterangan kelulusan yang telah dilegalisir;
  • ii. SHUN/SHUN sementara yang telah dilegalisir dan nilai yang tertera pada SHUN;
  • iii. pas foto, foto di ijazah dan SHUN, serta tampak diri peserta saat mendaftar; dan
  • iv. kartu peserta ujian dari sekolah asal bagi peserta baru.

6) Petugas pendaftaran pada satuan pendidikan memasukkan data calon peserta pada laman yang disediakan dengan langkah-langkah:
  • i. login ke laman http://unp.kemdikbud.go.id menggunakan user dan password petugas;
  • ii. memasukkan data nomor UN calon peserta UN;
  • iii. memasukkan data mata ujian yang akan ditempuh oleh peserta

  • a) peserta yang memperbaiki nilai UN, memasukkan data mata ujian yang akan diperbaiki,
  • b) peserta UN SMA/MA Tahun Pelajaran 2016/2017 yang baru pertama kali mengikuti UN wajib menempuh seluruh mata ujian yaitu 3 mata ujian umum dan 1 mata ujian pilihan,
  • c) peserta UN SMK yang baru pertama kali mengikuti UN menempuh 4 mata ujian.

  • iv. mencetak kartu peserta ujian;
  • v. menempel pas foto dan membubuhkan stempel sekolahpada kartu peserta ujian;
  • vi. menandatangani kartu peserta ujian; dan
  • vii. menyerahkan kartu peserta ujian ke peserta.


7) Peserta login ke laman http://unp.kemdikbud.go.id menggunakan user dan password yang tercantum di kartu peserta ujian, untuk:
  • i. mengecek kesesuaian data di laman tersebut; dan
  • ii. melengkapi informasi surel/email dan nomor HP.


6. Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana UN Gelombang II

a. Provinsi menetapkan satuan pendidikan pelaksana UN Gelombang II dan waktu pelaksanaan ujian di masing-masing satuan pendidikan berdasarkan usulan dari Kabupaten/Kota yang mencakup unsur jarak, lokasi, transportasi peserta, dan kapasitas server dan client satuan pendidikan.

b. Provinsi berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota dapat menetapkan satuan pendidikan untuk melaksanakan UN Gelombang II jenjang SMA, MA, SMK, SMP, MTs secara bersamaan atau terpisah. Satuan pendidikan dapat melaksanakan ujian lintasjenjang.

c. Satuan pendidikan pelaksana UN Gelombang II dapat melaksanakan UN perbaikan jenjang SMA/MA dan SMK, UN Paket B/Wustha, dan Paket C.

Jika terdapat kapasitas komputer tidak dapat melayani sejumlah peserta UN Paket B/Wustha dan Paket C pada waktu yang ditentukan, maka sebagian peserta dapat melaksanakan UN di
satuan pendidikan yang terdekat.

Jadwal Pelaksanaan Ujian

Tanggal-tanggal pelaksanaan UN sebagai berikut:

1) Jadwal Kegiatan (catatan: disesuaikan dengan opsi di atas)


2) Jadwal UN SMA/MA/SMAK/SMTK/SMK


3) Jadwal UN Program Paket C
4) Jadwal UN Program Paket B/ Wustha


Hal-hal lain berkaitan dengan pelaksanaan UN Gelombang II 2017 yang belum diatur dalam panduan pelaksanaan ini dan POS UN gelombang I akan diatur lebih lanjut oleh BSNP.


Lebih lengkap tentang Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017 Gelombang II yang dilaksanakan bulan Oktober 2017, silahkan unduh pada link Download berikut ini.



Read More
Materi Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 2 SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

Materi Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 2 SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017




Materi Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 2 SMP/MTs berdasarkan buku Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Buku ini merupakan edisi revisi yang ketiga yang juga sebagai penyempurna dari edisi pertama dan kedua. Buku terdiri dari dua macam yaitu buku guru dan buku siswa.

Buku siswa merupakan bahan ajar mata pelajaran Matematika untuk pegangan siswa pada jenjang Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah berdasarkan Kurikulum 2013 yang disempurnakan dengan tujuan untuk membantu siswa dalam proses belajar matematika. Buku Siswa Matematika Kelas VIII SMP/MTs Kurikulum 2013 ditulis dengan berdasarkan pada materi dan kompetensi yang disesuaikan dengan standar internasional tersebut.


Terkait materi misalnya, sebagai tambahan, sejak kelas VII telah diajarkan antara lain tentang bilangan, himpunan, aljabar dan penerapannya, perbandingan, geometri, dan penyajian data. Keseimbangan antara matematika angka dan matematika pola dan bangun selalu dijaga. Kompetensi pengetahuan bukan hanya sampai memahami secara konseptual tetapi sampai ke penerapan melalui pengetahuan prosedural dalam pemecahan masalah matematika.

Kompetensi keterampilan berpikir juga diasah untuk dapat memecahkan masalah yang membutuhkan pemikiran order tinggi seperti menalar pemecahan masalah melalui permodelan, pembuktian, dan perkiraan/pendekatan. Setiap awal bab pada buku siswa ini disajikan kover bab. Bagian ini berisi ilustrasi dan deskripsi singkat yang menarik berkaitan dengan materi bab yang bersangkutan. Selain itu, di awal bab juga disajikan Kompetensi Dasar dan Pengalaman Belajar yang akan siswa capai dalam setiap bab. Kata-kata kunci merupakan inti dari materi. Bacalah terlebih dahulu kata-kata kuncinya sebelum mempelajari isi materi.

Berikut ini adalah isi dari materi pelajaran matematika kelas 8 (VIII) semester 2 (Genap) untuk SMP/MTs berdasarkan buku siswa Kurikulum 2013 Edisi Revisi tahun 2017.


Materi Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 2 SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

Bab 6 Teorema Pythagoras
6.1 Memeriksa Kebenaran Teorema Pythagoras
6.2 Menerapkan Teorema Pythagoras untuk Menyelesaikan Masalah
6.3 Menentukan Jenis Segitiga 
6.4 Menemukan dan Memeriksa Tripel Pythagoras
6.5 Menentukan Perbandingan Sisi-sisi pada Segitiga Siku-siku Sama kaki
6.6 Menentukan Perbandingan Sisi-sisi pada Segitiga yang Bersudut 30°, 60°, dan 90°
Materi dan Pembahasan Soal Teorema Pythagoras
Bab 7 Lingkaran
7.1 Mengenal Lingkaran 
7.2 Menentukan Hubungan antara Sudut Pusat dan Sudut Keliling 
7.3 Menentukan Panjang Busur dan Luas Juring
7.4a Mengenal Garis Singgung Lingkaran 
7.4b Menentukan Garis Singgung Persekutuan Luar Dua Lingkaran
7.5 Menentukan Garis Singgung Persekutuan Dalam Dua Lingkaran

Bab 8 Bangun Ruang Sisi Datar
8.1 Menentukan Luas Permukaan Kubus dan Balok 
8.2 Menentukan Luas Permukaan Prisma 
8.3 Menentukan Luas Permukaan Limas
8.4 Menentukan Volume Kubus dan Balok
8.5 Menentukan Volume Prisma 
8.6 Menentukan Volume Limas 
8.7 Menentukan Luas Permukaan dan Volume Bangun Ruang Sisi Datar Gabungan
8.8 Hubungan Antar Diagonal Ruang, Diagonal Bidang, dan Bidang Diagonal 

Bab 9 Statistika
9.1 Menganalisis Data dari Distribusi Data yang Diketahui
9.2 Menentukan Nilai Rata-rata (Mean) dari Suatu Data
9.3 Menentukan Median dan Modus Suatu Data
9.4 Menentukan Ukuran Penyebaran Data

Bab 10 Peluang
10.1 Peluang Empirik
10.2 Peluang Teoretik
10.3 Hubungan Peluang Empirik dan Peluang Teoretik


Demikian informasi tentang isi Materi Pelajaran Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 2 (Genap) SMP/MTs berdasarkan buku Kurikulum 2013 Edisi Revisi tahun 2017.



Read More
Materi Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 1 SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

Materi Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 1 SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017



Pemerintah telah menerbitkan buku matematika kurikulum 2013 edisi revisi 2017 yang terdiri dari Buku Guru dan Buku Siswa. Buku ini merupakan edisi revisi yang ketiga sebagai penyempurnaan dari edisi pertama dan kedua.

Buku siswa merupakan bahan ajar mata pelajaran Matematika untuk pegangan siswa pada jenjang Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah berdasarkan Kurikulum 2013 yang disempurnakan dengan tujuan untuk membantu siswa dalam proses belajar matematika. Matematika adalah bahasa universal dan karenanya kemampuan matematika siswa suatu negara sangat mudah dibandingkan dengan negara lain.

Selain itu, matematika juga dipakai sebagai alat ukur untuk menentukan kemajuan pendidikan di suatu negara. Kita mengenal PISA (Program for International Student Assessment) dan TIMSS (The International Mathematics and Science Survey) yang secara berkala mengukur dan membandingkan antara lain kemajuan pendidikan matematika di beberapa negara. Standar internasional semacam ini memberikan arahan dalam merumuskan pembelajaran matematika di SMP/MTs. Hasil pembandingan antara yang kita ajarkan selama ini dengan yang dinilai secara internasional menunjukkan adanya perbedaan, baik terkait materi maupun kompetensi.


Perbedaaan ini menjadi dasar dalam merumuskan pembelajaran matematika dalam Kurikulum 2013 yang disempurnakan. Buku Siswa Matematika Kelas VIII SMP/MTs Kurikulum 2013 ini ditulis dengan berdasarkan pada materi dan kompetensi yang disesuaikan dengan standar internasional tersebut. Terkait materi misalnya, sejak kelas VII telah diajarkan antara lain tentang bilangan, himpunan, aljabar dan penerapannya, perbandingan, geometri, dan penyajian data.

Keseimbangan antara matematika angka, matematika pola, dan bangun selalu dijaga. Kompetensi pengetahuan bukan hanya sampai memahami secara konseptual tetapi sampai ke penerapan melalui pengetahuan prosedural dalam pemecahan masalah matematika. Kompetensi keterampilan berpikir juga diasah untuk dapat memecahkan masalah yang membutuhkan pemikiran order tinggi seperti menalar pemecahan masalah melalui permodelan, pembuktian, dan perkiraan/pendekatan. Setiap awal bab pada buku siswa ini disajikan kover bab.

Bagian ini berisi ilustrasi dan deskripsi singkat yang menarik berkaitan dengan materi bab yang bersangkutan. Selain itu, di awal bab juga disajikan Kompetensi Dasar dan Pengalaman Belajar yang akan siswa capai dalam setiap bab. Kata-kata kunci merupakan inti dari materi. Bacalah terlebih dahulu kata-kata kuncinya sebelum kalian mempelajari isi materi. Isi materi dalam buku siswa ini berupa kegiatan-kegiatan pembelajaran yang menuntut siswa secara aktif untuk terlibat dalam pembelajaran sehingga siswa akan mendapatkan pengalaman yang diharapkan.

Pada setiap awal pembelajaran berisi konteks atau masalah terkait dengan kegiatan. Masalah yang disajikan ada yang diberikan beserta pemecahannya, ada yang dilengkapi dengan petunjuk pemecahan masalah, dan ada yang dibiarkan berupa masalah untuk dipecahkan siswa. Pada setiap Membelajarkan mengikuti pendekatan ilmiah, yaitu mengamati, menanya, menggali informasi, menalar, dan mengomunikasikan yang disajikan dengan ikon-ikon tertentu, yaitu Ayo Kita Amati, Ayo Kita Menanya, Ayo Kita Menggali Informasi/Sedikit Informasi/Ayo Kita Mencoba, dan Ayo Kita Berbagi.


Buku siswa ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diberanikan untuk mencari dari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Setelah mempelajari materi pada buku siswa ini, siswa diharapkan memahami materi yang disajikan. Oleh karena itu, konsep yang disajikan pada buku ini disampaikan secara logis, sistematis, dan menggunakan bahasa yang sederhana.

Berikut ini Materi Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 1 (Gasal/ Ganjil) SMP/MTs berdasarkan Buku Matematika Kelas 8 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017.


Isi Materi Pelajaran Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 1 
SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

Bab 1 Pola Bilangan
1.1 Menentukan Persamaan dari Suatu Barisan Bilangan
1.2 Menentukan Persamaan dari Suatu Konfigurasi Objek

Bab 2 Koordinat Kartesius
2.1 Posisi Titik Terhadap Sumbu-X dan Sumbu-Y
2.2 Posisi Titik Terhadap Titik Asal (0, 0) dan Terhadap Titik Tertentu (a, b)
2.3 Posisi Garis Terhadap Sumbu-X dan Sumbu-Y

Bab 3 Relasi dan Fungsi
3.1 Memahami Bentuk Penyajian Relasi
3.2 Memahami Ciri-ciri Fungsi
3.3 Memahami Bentuk Penyajian Fungsi
3.4 Memahami Korespondensi Satu-satu

Bab 4 Persamaan Garis Lurus
4.1 Grafik Persamaan Garis Lurus 
4.2 Menentukan Kemiringan Persamaan Garis Lurus 
4.3 Bentuk Persamaan Garis Lurus dengan Kemiringan m dan Melalui Titik (x1, y1)
4.4 Sifat-sifat Persamaan Garis Lurus

Bab 5 Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
5.1 Memahami Konsep Persamaan Linear Dua Variabel
5.2 Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Menggambar Grafik 
5.3 Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Substitusi 
5.4 Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Eliminasi
5.5 Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Khusus

Demikian informasi Isi Materi Pelajaran Matematika Kelas 8 (VIII) Semester 1 SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017.



Read More
Download SILABUS, KI, KD dan Contoh RPP Bahasa Inggris Kelas 7, 8, 9 SMP/MTs Edisi Revisi 2017

Download SILABUS, KI, KD dan Contoh RPP Bahasa Inggris Kelas 7, 8, 9 SMP/MTs Edisi Revisi 2017



Pengajaran bahasa Inggris berfokus pada peningkatan kompetensi siswa untuk mampu menggunakan bahasa tersebut dalam mencapai tujuan komunikasi di berbagai konteks, baik lisan maupun tulis. Salah satu pendekatan yang berfokus pada peningkatan kompetensi siswa untuk menggunakan bahasa yang dipelajarinya dalam berbagai tujuan komunikasi adalah pengajaran berbasis teks.

Pembelajaran ini adalah pembelajaran yang mengacu pada fungsi bahasa dan penggunaannya, yang merupakan satu kesatuan makna baik lisan maupun tulis. Adapun yang dimaksud teks adalah kesatuan makna yang dapat terdiri atas satu kata seperti kata ‘stop’ dipinggir jalan, satu frase ‘no smoking’, satu kalimat berupa pengumuman sampai satu buku. 

Dengan demikian, pembelajaran berbasis genre sangat relevan untuk diterapkan. Teks dipelajari bukan sebagai sasaran akhir, tetapi sebagai alat untuk melakukan berbagai aktivitas dalam kehidupan nyata. Pada tingkat dasar ini, materi ajar terdiri atas teks-teks pendek dan sederhana. 


Pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman dalam menggunakan teks-teks berbahasa Inggris untuk memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural terkait fenomena dan kejadian tampak mata, melalui kegiatan berbicara, menyimak, membaca, dan menulis dalam ranah konkret. 

Penggunaan teks juga bertujuan untuk mengembangkan sikap menghargai dan menghayati nilai-nilai agama dan sosial, termasuk perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

Pembelajaran bahasa Inggris berbasis teks mendukung pembelajaran pada mata pelajaran lain dalam kurikulum. Misalnya, pembelajaran teks deskriptif akan mengembangkan kemampuan siswa antara lain pada mata pelajaran Seni Budaya untuk mempromosikan wisata di Indonesia. 

Selain itu, pembelajaran jenis teks lain akan membantu siswa dalam memperluas wawasan keilmuannya tentang materi dalam mata pelajaran lain dalam skala internasional. Silabus ini disusun dengan format dan penyajian/penulisan yang sederhana sehingga mudah dipahami dan dilaksanakan oleh guru. 

Penyederhanaan format dimaksudkan agar penyajiannya lebih efisien,tidak terlalu banyak halaman namun lingkup dan substansinya tidak berkurang, serta tetap mempertimbangkan tata urutan (sequence) materi dan kompetensinya. 

Penyusunan silabus ini dilakukan dengan prinsip keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum; mudah diajarkan oleh guru (teachable); mudah dipelajari oleh siswa (learnable); terukur pencapainnya (measurable); dan bermakna untuk dipelajari (worth to learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan pendidikansiswa. 

Silabus inimerupakan acuan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran, serta mengakomodasi keunggulan-keunggulan lokal. 

Atas dasar prinsip tersebut, komponen silabus mencakup kompetensi dasar, materi pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran. Uraian pembelajaran yang terdapat dalam silabus merupakan alternatif kegiatan yang dirancang berbasis aktivitas. 

Pembelajaran tersebut merupakan alternatif dan inspiratif sehingga guru dapat mengembangkan berbagai model yang sesuai dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran. 

Dalam melaksanakan silabus ini guru diharapkan kreatif dalam pengembangan materi, pengelolaan proses pembelajaran, penggunaan metode dan model pembelajaran, yangdisesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta tingkat perkembangan kemampuan siswa.

Secara umum kompetensi Bahasa Inggris adalah kemampuan berkomunikasi dalam tiga jenis wacana, (1) interpersonal, (2) transaksional, dan (3) fungsional, secara lisan dan tulis, pada tataran literasi informasional, untuk melaksanakan fungsi sosial, dalam konteks kehidupan personal, sosial budaya, akademik, dan profesi.

Siswa dipandu untuk menggunakan berbagai bentuk teks untuk kebutuhan literasi dasar, dengan struktur yang berterima secara koheren dan kohesif serta unsur-unsur kebahasaan secara tepat. 

KOMPETENSI DASAR, MATERI POKOK, DAN PEMBELAJARAN

Kompetensi Dasar, Materi Pokok, dan Pembelajaran mencakup Kelas 7 (VII), 8 (VIII) dan 9 (IX).

Kelas 7 (VII)
Alokasi Waktu: 4 jam pelajaran/minggu
Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karaktersitik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Pembelajaran untuk Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan sebagai berikut ini.



Selengkapnya tentang Silabus, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar mata pelajaran Bahasa Inggris untuk SMP/MTs Kelas 7, 8, dan 9 silahkan unduh pada link download di bawah ini.


Read More
Sekarang EYD diganti dengan PUEBI, dan Inilah Kata-kata yang Sering dipakai Sehari-hari

Sekarang EYD diganti dengan PUEBI, dan Inilah Kata-kata yang Sering dipakai Sehari-hari

Ilustrasi instarix.com

Dalam  perkembangan dan kemajuan zaman, ternyata ilmu pengetahuan juga mengalami perubahan. Khususnya dalam hal ini adalah tentang penulisan dalam bahasa Indonesia.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia telah merilis Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebagai pengganti dari Ejaan yang Disempurnakan (EYD). Perubahan ini telah ditetapkan di dalam Peraturan Menteri dan Kebudayaan (Permendikbud) RI Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

Tentunya perubahan itu tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa hal yang melatarbelakangi perubahan ejaan bahasa Indonesia ini.

Pertama, dampak kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang telah menyebabkan penggunaan bahasa Indonesia dalam berbagai ranah pemakaian, baik secara tulis maupun tulisan, menjadi semakin luas. Hal ini membuat diperlukannya perubahan pada ejaan bahasa Indonesia.

Kedua, perlunya menyempurnakan PUEBI untuk memantapkan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, kemudian juga menjadi alasan dilakukannya perubahan.


Sekadar diketahui, selain mengubah sistem ejaan bahasa Indonesia dari EYD menjadi PUEBI, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia juga mencetak Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi kelima.

Dalam perilisian KBBI edisi kelima ini, Badan Bahasa mengajak masyarakat umum ikut serta menyumbangkan kosakata atau istilah yang nantinya dapat digunakan sebagai lema di kamus edisi terbaru tersebut. Masyarakat dapat menyumbang kosakata atau istilah itu melalui kbbi.kemendikbud.go.id.

Berikut kami bagikan contoh penulisan kata baku terbaru berdasarkan PUEBI yang sering dipakai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

1. Assalamualaikum w.w.
2. Alquran
3. Azan
4. Zuhur
5. Isap
6. Merek
7. Nasihat
8. Risiko
9. Gawai = gadget
10. Swafoto = selfie
11. Laman = website
12. Pos-el = email
13. Tetikus = mouse
14. Warganet = netizen
15. Narahubung = contact person
16. Pelantang = mikrofon
17. Salin rekat = copy paste
18. Luring = offline
19. Daring = online
20. Pratayang = preview
21. Peladen = server
22. Pramusiwi = baby sitter
23. KTP-el = e-KTP
24. Hektare
25. Kaus
26. Sirop
27. Saksama

Kata yang penulisannya dipisah:
1. di bawah
2. di atas
3. di samping
4. di antara
5. kerja sama
6. berkembang biak
7. terima kasih
8. orang tua
9. tanda tangan
10. di luar
11. di dalam
12. di kawasan
13. di sepanjang
14. bertanggung jawab
15. di hidupku
16. di kepala
17. di kemudian hari

Kata yang penulisannya digabung:
1. antarsekolah
2. antarteman
3. kacamata
4. fotokopi
5. diperhatikan
6. pancausaha
7. minimarket
8. tunanetra
9. waswas
10. ekstrakurikuler
11. dipertanggungjawabkan

Demikian informasi tentang ejaan dalam penulisan yang sesuai dengan PUEBI.

Silakan bagikan, semoga bermanfaat.
Read More
Download Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk SMP/MTs, SMPLB, PAKET B/Wustha - SMA/MA, SMALB, PAKET C - SMK/MAK

Download Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk SMP/MTs, SMPLB, PAKET B/Wustha - SMA/MA, SMALB, PAKET C - SMK/MAK



Download Lengkap Kisi-kisi  Ujian Nasional (UN) untuk SMP/MTs, SMPLB, PAKET B/Wustha - SMA/MA, SMALB, PAKET C - SMK/MAK Tahun Pelajaran 2017/ 2018.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini pemerintah lebih awal telah merilis dan mempublikasikan Kisi-kisi untuk Ujian Nasional tahun 2018. Dengan begitu, guru dan siswa bisa mempersiapkan lebih dini dalam menghadapi Ujian Nasional tahun 2018.

Kisi-kisi tersebut diedarkan tanggal 1 Agustus 2017 yang disertai lampiran Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018


Berikut ini isi dari surat edaran dengan nomor 0080/SDAR/BSNP/VIII/2017 tentang Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun 2018 tersebut.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2017/2018, untuk menjadi acuan bagi Saudara, satuan pendidikan, dan pihak terkait lainnya di daerah, bersama ini kami sampaikan beberapa
dokumen sebagai berikut.
  1. Surat Keputusan BSNP Nomor: 0281/SKEP/BSNP/VIII/2017 tanggal 1 Agustus 2017 tentang Kisi-kisi USBN Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Tahun Pelajaran 2017/2018, beserta Lampiran Kisi-Kisi.
  2. Surat Keputusan BSNP Nomor: 0282/SKEP/BSNPVIII/2017 tanggal 1 Agustus 2017 tentang Kisi-kisi UN untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018, beserta Lampiran Kisi-Kisi.

Kisi-kisi USBN selanjutnya akan dijadikan acuan untuk mengembangkan dan merakit naskah soal USBN yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), dan kurikulum yang berlaku.

Pelaksanaan USBN diatur sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


KISI-KISI UJIAN NASIONAL  SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ MADRASAH TSANAWIYAH TAHUN PELAJARAN 2017/2018
  1. Bahasa Indonesia SMP/MTs
  2. Bahasa Inggris – SMP/MTs
  3. Matematika – SMP/MTs
  4. ILMU PENGETAHUAN ALAM
  • 4.1 BIOLOGI – SMP/MTs
  • 4.2. FISIKA - KIMIA - SMP/MTs



KISI-KISI UJIAN NASIONAL SEKOLAH MENENGAH ATAS/ MADRASAH ALIYAH, SEKOLAH MENENGAH TEOLOGI KRISTEN, DAN SEKOLAH MENENGAH AGAMA KATOLIK TAHUN PELAJARAN 2017/2018
  1. Bahasa Indonesia - IPA/IPS/Keagamaan
  2. Bahasa Indonesia – Bahasa SMA/MA
  3. Sastra Indonesia – Bahasa SMA/MA
  4. Bahasa Inggris - IPA/IPS/Bahasa/Keagamaan
  5. Bahasa Arab - Bahasa SMA/MA
  6. Bahasa Jepang – Bahasa SMA/MA
  7. Bahasa Jerman – Bahasa SMA/MA
  8. Bahasa Prancis-Bahasa SMA/MA
  9. Bahasa Mandarin - Bahasa SMA/MA
  10. Matematika - IPA SMA/MA
  11. Matematika - IPS/Keagamaan SMA/MA
  12. Matematika – Bahasa SMA/MA
  13. Fisika – IPA SMA/MA
  14. Kimia – IPA SMA/MA
  15. Biologi – IPA SMA/MA
  16. Ekonomi - IPS SMA/MA
  17. Sosiologi - IPS SMA/MA
  18. Geografi – IPS SMA/MA
  19. Antropologi – Bahasa SMA/MA
  20. Tafsir – Keagamaan MA
  21. Hadis – Keagamaan MA
  22. Fiqih – Keagamaan MA
  23. Kitab Suci – Katolik SMAK
  24. Liturgi – Katolik SMAK
  25. Doktrin Gereja Katolik dan Moral Kristiani - Katolik SMAK
  26. Sejarah Gereja – Protestan SMTK
  27. Etika Kristen – Protestan SMTK
  28. Ilmu Pengetahuan Alkitab – Protestan SMTK
  29. Bahasa dan Sastra Indonesia – Bahasa dan Budaya SMA/MA


KISI-KISI UJIAN NASIONAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/ MADRASAH ALIYAH KEJURUAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
  1. Bahasa Indonesia SMK/MAK
  2. Bahasa Inggris – SMK/MAK
  3. Matematika Teknik - SMK/MAK
  4. Matematika Akuntansi – SMK/MAK
  5. Matematika Pariwisata – SMK/MAK


Berikut ini kami berikan link download Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk SMP/MTs, SMPLB, PAKET B/Wustha - SMA/MA, SMALB, PAKET C - SMK/MAK.

File bisa di unduh pada link download berikut ini. File dalam bentuk RAR, sehingga untuk membuka file yang sudah di download silahkan ekstrak terlebih dahulu di komputer Anda.
Read More
Lowongan Beasiswa S2 Untuk Guru Tahun 2017, dan Inilah Syarat-syaratnya

Lowongan Beasiswa S2 Untuk Guru Tahun 2017, dan Inilah Syarat-syaratnya



Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun ini memberi kesempatan bagi bapak ibu guru untuk melanjutkan pendidikan yang berupa beasiswa S2 bagi guru madrasah. Beasiswa ini merupakan kerjasama DIREKTORAT GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MADRASAH DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM.

Dan berikut ini informasi selengkapnya tentang beasiswa S2 bagi guru madrasah.


SUMBER BANTUAN

Alokasi anggaran Program Beasiswa Studi (BS) S-2 bagi guru madrasah dan calon pengawas madrasah berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Tahun Anggaran 2017 Nomor: 025.04.1.426302/2017, Tanggal 18 , April 2017 Nomor Kode Kegiatan 2129.037.

SASARAN

  1. Guru PNS Kementerian Agama yang mengajar pada MI, MTs dan MA;
  2. Guru Tetap Yayasan yang mengajar pada madrasah swasta (MIS, MTsS dan MAS);
  3. Guru Bukan PNS yang mengajar pada madrasah negeri (MIN, MTsN dan MAN);
  4. Calon Pengawas Madrasah semua jenjang (dibuktikan dengan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Latihan (STTPL) Calon Pengawas dari Balai Diklat Kementerian Agama).


KOMPONEN BEASISWA

Beasiswa Reguler

1. Biaya pendidikan dan penyelenggaraan Program, terdiri dari :

  • Persiapan dan seleksi peserta;
  • Pengelolaan program;
  • Perkuliahan dan Kegiatan Akademik Lainnya;
  • wisuda, penerbitan ijazah, dan transkrip nilai
  • koordinasi internal dan eksternal


2. Biaya hidup (Living Cost);

3. Biaya sumber belajar

Beasiswa Reguler

Persyaratan Akademik

1) Calon peserta adalah:
  • Guru PNS pada Madrasah Negeri.
  • Guru Tetap Yayasan Non PNS, telah mengabdi minimal 2 tahun.
  • Guru Tetap yang di SK-kan oleh Ketua Yasayan tempat bertugas, dengan syarat yang bersangkutan setelah studi bersedia bertugas kembali (sekurang-kurangnya 5 tahun)pada lembaganya dengan   surat pernyataan bermaterai.
  • Calon Pengawas Madrasah semua jenjang pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
  • Jika guru tidak menyelesaikan study sesuai masa kontrak, maka pembiayaan semester berikutnya dibiayai oleh guru yang bersangkutan.


2) Berpendidikan S1/D-IV.

3) Pengampu salah satu dari mata pelajaran berikut: Keagamaan (Akidah-Akhlak, Alqur’an Hadist, Fikih, Sejarah dan Kebudayaan Islam), IPS ( Ekonomi, Antropologi, Geografi,
Sosiologi) dan Bahasa Inggris.

4) Memiliki IPK minimal 2,75 pada skala 1,00-4,00 pada jenjang pendidikan S1/ D-IV

5) Memiliki skor TOEFL 400

 Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah (NUPTK) atau Nomor Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NPK);

 Usia Maksimal 45 Tahun, terhitung per tanggal 31 Desember 2017


Persyaratan Administratif

  1. Foto copy ijazah dan transkrip nilai S1 atau D-IV yang telah dilegalisir;
  2. Fotocopy SK pertama dan SK terakhir penempatan sebagai guru (PNS);
  3. Foto copy SK Kepangkatan terakhir;
  4. Daftar Riwayat Hidup;
  5. Foto copy Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Latihan (STTPL) Calon Pengawas dari Balai Diklat Kementerian Agama (bagi calon peserta dari unsur calon pengawas madrasah);
  6. Surat rekomendasi dari Kepala Madrasah/Ketua Yayasan tempat bertugas yang menyatakan bahwa program studi yang akan diambil dibutuhkan untuk penguatan satuan program studi/jurusan pada perguruan tinggi tersebut;
  7. Surat rekomendasi dari Ketua Yayasan bagi guru Non PNS yang menyatakan bahwa yang bersangkutan aktif dan berstatus sebagai guru tetap (minimal mengajar selama 2 tahun berturut-turut) di Madrasah Tempat Tugas;
  8. Surat pernyataan diizinkan belajar dan ditugaskan kembali mengajar setelah selesai mengikuti program beasiswa
  9. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
  10. Daftar Riwayat Hidup;
  11. Foto copy NPWP;
  12. Foto copy Sertifikat Pendidik Guru (bagi yang telah lulus sertifikasi);
  13. Foto copy Kartu Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) atau Nomor Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NPK);
  14. Foto copy sertifikat TOEFL;
  15. Surat Pernyataan tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Agama atau Instansi Lain yang ditandatangani diatas materai;
  16. Surat permohonan beasiswa ditujukan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam cq Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan
  17. Surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan studi di atas kertas bermaterai.

Seleksi

Seleksi Admintrasi

Seleksi administratif mencakup keaslian formulir, kelengkapan dan keabsahan seluruh dokumen pendukungnya. Seleksi dilakukan oleh perguruan tinggi penyelenggara

Seleksi Akademik

Tes akademik berupa tes tulis yang meliputi:
(1) Tes potensi akademik dan
(2) Bahasa Inggris.

Ketentuan tes diatur sebagai berikut:
  • Materi tes disusun dan disiapkan oleh perguruan tinggi;
  • Pelaksanaan tes dilakukan di perguruan tinggi pada tanggal yang telah ditentukan oleh pengelola dan penyelenggara. Khusus beasiswa Luar Negeri Seleksi akan dilakukan di Jakarta sesuai waktu yang akan ditetapkan;
  • Lokasi tes dilakukan di perguruan tinggi yang dipilih;
  • Pengkoreksian hasil tes akademik dilakukan oleh penyelenggara (perguruan tinggi)
  • Seluruh biaya operasional penyelenggaraan seleksi dan tes masuk, ditanggung oleh perguruan tinggi penyelenggara.
  • Transportasi dan akomodasi dalam mengikuti tes ditanggung oleh calon peserta.


Hak dan Kewajiban Peserta Beasiswa Reguler

HAK

a. Menerima biaya pendidikan yang mencakup:
  • Biaya pendidikan selama dua tahun (4 semester);
  • Biaya sumber belajar;
  • Biaya hidup (living cost)

b. Memperoleh layanan pendidikan dan segala hal yang terkait dengannya, seperti pemanfaatan perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain;

KEWAJIBAN

  • a. Bagi guru PNS mengajukan status tugas belajar ke Sekretariat Jendral Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sedangkan, guru Non PNS memproses surat tugas belajar dan surat pernyataan dari yayasan untuk mengizinkan dan menerima kembali setelah studi S2 selesai dengan tembusan Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota;
  • b. Bagi guru yang telah mendapatkan tunjangan profesi, maka diwajibkan melaporkan kepada atasannya langsung untuk diberhentikan sementara pembayaran tunjangan profesinya selama melaksanakan studi sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  • c. Mematuhi semua peraturan dan ketentuan yang berlaku di perguruan tinggi penyelenggara program dan lembaga pemberi dana beasiswa S2;
  • d. Mengikuti perkuliahan dengan sebaik-baiknya dan prestasi semaksimal mungkin;
  • e. Lulus tepat waktu;
  • f. Menandatangani dokumen pemberian dana beasiswa sebagai laporan pertanggungjawaban penggunaan dana, meliputi:
  1. Berita acara penerimaan dana oleh penerima dana beasiswa S2;
  2. Kuitansi penggunaan anggaran;
  3. Surat Kuasa autodebet.
  • g. Menanggung biaya pendidikan dan biaya lainya yang ditetapkan oleh perguruan tinggi, apabila penyelesaian studi lewat dari dua tahun (4 semester)
  • h. Membuat surat pernyataan bermaterai tentang kesediaan untuk mengembalikan seluruh dana beasiswa yang pernah diterima, apabila peserta mengundurkan diri tanpa ada alasan yang bisa dibenarkan


Read More