Download Soal UN SMP Tahun 2017 Lengkap Semua Mapel

Download Soal UN SMP Tahun 2017 Lengkap Semua Mapel


Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Puspendik bahwa Ujian Nasional (UN) untuk SMP akan dilaksanakan pada bulan Mei Tahun 2018. Untuk itu bagi adik-adik siswa kelas 9 (IX) SMP/MTs yang akan menghadapi UN 2018, perlu mempersiapkan sedini mungkin agar hasil UN nanti memuaskan.

Perlu kiranya adik-adik mengoleksi soal-soal UN tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dapat dijadikan sebagai referensi dan gambaran bagaimana bentuk soal UN yang nantinya akan dihadapi. Soal-soal UN tahun-tahun sebelumnya juga dapat dijadikan sebagai bahan latihan dalam mengerjakan soal-soal UN.

Kalau diamati bentuk soal UN dari tahun ke tahun hampir sama dan tidak mengalami perubahan yang signifikan. Hal ini karena Kisi-kisi UN dari tahun ke tahun tidak jauh berbeda. Asal kisi-kisi UN masih sama dengan tahun sebelumnya maka tipe dan karakter soal juga sama.

Pada kesempatan kali ini kami akan bagikan link download soal UN SMP/MTs tahun pelajaran 2016/2017 lengkap semua mata pelajaran. Soal terdiri dari mapel Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. Soal-soal tersebut merupakan naskah asli (scan) bukan hasil ketik ulang yang kami kutip dari m4th-leb.net.

Berikut ini Soal Ujian Nasional (UN) SMP/MTs Tahun 2017 Semua Mata Pelajaran yang bisa Anda download. Untuk mengunduhnya silahkan link download berikut ini.

  Matematika

  Bahasa Indonesia

  Bahasa Inggris

  IPA

Demikian link download soal UN SMP/MTs semua mata pelajaran tahun 2017 yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat.




Read More
Jadwal Lengkap UN UNBK SMP SMA SMK Tahun 2018

Jadwal Lengkap UN UNBK SMP SMA SMK Tahun 2018


Jadwal Ujian Nasional (UN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMP/MTs, SMA/MA, SMK tahun 2018 sudah dirilis oleh Puspendik. Tentunya berbagai persiapan dalam menghadapi ujian tersebut perlu adanya kesiapan semua pihak. Baik sekolah selaku panitia penyelenggaranya, maupun siswa-siswi sebagai pesertanya.

Dengan mengetahui jadwal lengkap UN UNBK mulai tahap awal sampai akhir tentunya sekolah dan siswa harus mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan secara matang. Jadwal terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap Simulasi, Sinkronisasi, Jadwal Ujian Utama, Jadwal Ujian Susulan, Pengolahan Data, sampai dengan tahap Pengumuman Hasil Ujian Tahun 2018.

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk SMP/MTs akan dilaksanakan bulan Mei tahun 2018. Sedangkan untuk tingkat SMA/MA/SMK akan dilaksanakan pada bulan April tahun 2018.

Berikut ini kami sampaikan informasi jadwal lengkap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMP/MTs SMA/MA dan SMK untuk tahun pelajaran 2017/2018.


SIMULASI 2

Tanggal 25 Januari 2018 adalah batas Pendataan dan Penetapan Sekolah UNBK.

Batas Atur Server dan Sesi, 26 - 31 Januari 2018.

Penyiapan Data di Pusat, 11 - 8 Februari 2018.


Sinkronisasi
    SMK : 9 - 10 Februari 2018
    SMA : 16 - 17 Februari 2018
    SMP : 23 24 Februari 2018


Simulasi Hari ke-1 dan Hari ke-2
    SMK : 13 dan 14 Februari 2018
    SMA : 20 dan 21 Februari 2018
    SMP : 27 dan 28 Februari 2018


SIMULASI 3 (GLADI BERSIH)

Batas Atur Server dan Sesi
    SMA-SMK : 24 Februari 2018
    SMP : 11 Maret 2018


Penyiapan Data di Pusat
    SMA-SMK : 25 Feb s.d 2 Mar 2018
    SMP : 12 s.d 16 Maret 2018


Sinkronisasi
    SMK : 3 & 4 Mar 2018
    SMA : 10 & 11 Mar 2018
    SMP : 17 & 18 Mar 2018


Simulasi Hari ke-1 dan Hari ke-2
    SMK : 6 dan 7 Maret 2018
    SMA : 13 dan 14 Maret 2018
    SMP : 20 - 21 Maret 2018


JADWAL TEKNIS (UNBK UTAMA)

Batas Atur Server dan Sesi
    SMK : 12 Maret 2018
    SMA : 19 Maret 2018
    SMP : 16 April 2018

Sinkronisasi UNBK Utama
    SMK : 30 Mar s.d 1 April 2018
    SMA : 7 - 8 April 2018
    SMP : 27 - 28 April 2018

UNBK Utama
    SMK : 3 - 6 April 2018
    SMA : 10 - 13 Arpil 2018
    Paket C : 15,16,22,23 April 2018
    SMP : 2,3,4,8 Mei 2018 atau 9,10,15,16 Mei 2018
    Paket B : 13,14,20,21 Mei 2018

Batas Atur Server dan Data Susulan
    SMA - SMK : 14 April 2018
    SMP : 17 Mei 2018

Sinkronisasi Susulan:
    SMA-SMK : 16 April 2018
    SMP : 20 Mei 2018

UNBK Susulan:
    SMA - SMK : 17 - 18 April 2018
    SMP : 22 - 23 Mei 2018

Catatan :

  • UNBK SMK/MAK untuk Provinsi Bali dilaksanakan pada tanggal 10 s.d 13 April 2018 bersamaan dengan pelaksanaan UNBK SMA/MA, dikarenakan libur keagamaan yang jatuh pada tanggal 3 s.d 6 April 2018.
  • UNBK SMA/MA untuk Provinsi NTT dilaksanakan pada tanggal 3 s.d 6 April 2018 bersamaan dengan pelaksanaan UNBK SMK, dikarenakan libur keagamaan tanggal 10 s.d 16 April 2018.


JADWAL PENGOLAHAN UNBK

Pemindaian

Utama :
    SMK: 4 - 9 April 2018,
    SMA: 10 -20 April 2018,
    Paket C : 16 - 25 April 2018,
    SMP: 3 - 17 Mei 2018, dan
    Paket B : 15 - 25 Mei 2018.

Susulan :
    SMA/SMK: 17 - 20 April dan
    SMP: 22 - 25 April 2018.


Batas Kirim Nilai Kompetesi (SMK) 21 April 2018.


Batas Pengiriman Hasil Pemindaian

    SMK : 11 April 2018
    SMA : 21 April 2018
    Paket C : 25 April 2018
    SMP : Utama 18 Mei dan Susulan 25 Mei 2018


Skoring

    SMA,SMK : 11 - 26 April 2018
    Paket C : 26 - 29 April 2018
    SMP : 18 - 26 Mei 2018
    Paket B : 26 - 29 Mei 2018


Penyerahan Hasil ke Provinsi

    SMP, SMA, dan SMK : 27 Mei 2018
    Paket C dan B: 30 April 2018


Pengumuman Hasil UNBK di Satuan Pendidikan

    SMA, SMK dan Paket C : 2 Mei 2018
    SMP dan Paket B : 2 Juni 2018


Demikian informasi jadwal UN UNBK tahun 2018 untuk tingkat SMP/MTs SMA/MA dan SMK.

Read More
Hasil RAPAT KOORDINASI KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2018 Jakarta, 25 Oktober 2017

Hasil RAPAT KOORDINASI KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2018 Jakarta, 25 Oktober 2017



Berikut ini adalah hasil rapat koordinasi (rakor) kebijakan Ujian Nasional (UN) 2018 untuk jenjang pendidikan SMP/MTs/Sederajat, SMA/MA/sederajat, maupun SMK. Keputusan hasil rapat ini ditetapkan di Jakarta tanggal 25 Oktober 2017 oleh BSNP.

Berikut ini poin-poin dari hasil rapat koordinasi kebijakan UN tahun 2018.

Moda Ujian:
Untuk moda Ujian tahun 2018 yaitu mengutamakan Ujian Nasional (UN) berbasis komputer (UNBK).

Persentasenya UNBK untuk SMA sederajat adalah 100%

Sedangkan UN berbasis Kertas-Pensil (UNKP) untuk SMP, Paket B, Paket C, Pesantren maksimal 30%.

Mata pelajaran yang diujikan di UN, USBN, dan Ujian Sekolah (US) bisa dilihat pada tabel berikut.

Mata Pelajaran yang Diujikan



A. Kebijakan UN 2018

Ujian Nasional tahun 2018 akan tetap dilaksanakan meskipun hasil UN tidak menentukan kelulusan. Bagi peserta didik yang menyandang berkebutuhan khusus tidak wajib mengikuti Ujian Nasional.

Pada beberapa mata pelajaran, mutu Ujian Sekolah ditingkatkan menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Selanjutnya UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) sebagai main stream pelaksanaan UN tahun 2018.

Kebijakan UN dan USBN 2018

Kebijakan pada UN dan USBN tahun 2018, meliputi:

  • UN SMA/MA/SMK
  • USBN
  • UN Pendidikan Kesetaraan
  • UN untuk Perbaikan


B. Kebijakan UN untuk Pendidikan Kesetaraan

Isu Teknis UNBK 2018

Prosedur Operasional Standar (POS) UN 2018

KRITERIA KELULUSAN 


SANKSI

Sanksi akan diberikan baik bagi peserta ujian maupun pengawas ujian yang melakukan pelanggaran berat. Adapun sanksi bisa dilihat pada file di bawah.

Lebih jelas dan lebih lengkapnya silahkan lihat Hasil RAPAT KOORDINASI KEBIJAKAN UJIAN NASIONAL TAHUN 2018 Jakarta, 25 Oktober 2017 berikut ini. Bagi yang mau mengunduhnya silahkan klik link download di bawahnya.




Read More
Download Contoh RPP Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Pola Bilangan

Download Contoh RPP Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Pola Bilangan






Berikut ini kami berikan contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 pada Materi Pokok Pola Bilangan


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP/MTs
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/semester : VIII/Delapan
Materi Pokok : Pola Bilangan
Alokasi Waktu : 6 pertemuan (15 JP)

Kompetensi Dasar (KD):
3.1 Mengidentifikasikan pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek
   3.1.1 Mengidentifikasikan pola bilangan bulat.
   3.1.2 Mengidentifikasikan pola bilangan segitiga.
   3.1.3 Mengidentifikasikan pola bilangan persegi.
   3.1.4 Mengidentifikasikan pola bilangan persegipanjang.
   3.1.5 Mengidentifikasikan pola segitiga pascal.
   3.1.6 Mengidentifikasi barisan bilangan
    3.1.7 Mengidentifikasikan deret bilangan

4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi objek
   4.1.1 Menggunakan pola bilangan segitiga dalam menyelesaikan masalah.
   4.1.2 Menggunakan pola bilangan persegi dalam menyelesaikan masalah.
   4.1.3 Menggunakan pola bilangan persegipanjang dalam menyelesaikan masalah.
   4.1.4 Menggunakan segitiga pascal dalam menyelesaikan masalah.
   4.1.5 Menggunakan barisan bilangan dalam menyelesaikan masalah
   4.1.6 Menggunakan deret bilangan dalam menyelesaikan masalah

Selengkapnya tentang Contoh RPP Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Pola Bilangan adalah sebagai berikut:



Bagi yang menginginkan file dalam bentuk Microsoft Word (Ms. Word) yang bisa diedit sesuai dengan keinginan Anda, silahkan kirim email pada: 7pelangidotcom@gmail.com

Download juga:
  • Contoh RPP KD 3.1 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Pola Bilangan
  • Contoh RPP KD 3.2 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Sistem Koordinat
  • Contoh RPP KD 3.3 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Poko Relasi dan Fungsi
  • Contoh RPP KD 3.4 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 
  • Contoh RPP KD 3.5 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok SPLDV
  • Contoh RPP KD 3.6 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013Materi Pokok Pythagoras
  • Contoh RPP KD 3.7 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Lingkaran
  • Contoh RPP KD 3.8 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Garis dan Sudut
  • Contoh RPP KD 3.9 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Garis Singgung Lingkaran
  • Contoh RPP KD 3.10 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Bangun Ruang Sisi Datar
  • Contoh RPP KD 3.11 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Bangun Ruang Sisi Datar
  • Contoh RPP KD 3.12 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Statistika
  • Contoh RPP KD 3.13 Matematika Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Materi Pokok Peluang


Read More
Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Dalam Kehidupan Tumbuhan (Bagian 2)

Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Dalam Kehidupan Tumbuhan (Bagian 2)


SISTEM ORGAN PADA KEHIDUPAN TUMBUHAN

BAGIAN 2

KOMPETENSI:
Menjelaskan sistem organ dalam kehidupan tumbuhan.

INDIKATOR 38:
Menjelaskan tujuan dari percobaan fotosintesis.


RINGKASAN / RANGKUMAN MATERI IPA SMP
SISTEM ORGAN DALAM KEHIDUPAN TUMBUHAN 

Proses fotosintesis dapat dibuktikan dengan percobaan'percobaan sebagai berikut.

A. Jan lngenhousz (1799)
Melakukan percobaan guna membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan Oksigen (O2).

Berdasar percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa proses fotosintesis:
1. Menghasilkan oksigen
2: Memerlukan cahaya (matahari)

Keterangan:
Apabila percobaan fotosintesis dilakukan di laboratorium maka cahaya matahari dapat digantikan dengan lampu halogen. Untuk menambah cadangan CO, sebagai bahan dasar fotosintesis dapat
ditambahkan larutan NaHCO, (soda kue) di dalam gelas kimia.

Untuk membuktikan adanya oksigen yang terbentuk dalam tabung reaksi, maka sesaat setelah percobaan, mulut tabung reaksi didekatkan pada bara api maka bara akan membesar.


B. Sachs (Uji Amilum)
Berikut adalah perangkat percobaan Sachs.


Berdasarkan percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa fotosintesis:
1. Memerlukan cahaya
2. Menghasilkan amilum.








Read More
Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Dalam Kehidupan Tumbuhan (Bagian 1)

Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Dalam Kehidupan Tumbuhan (Bagian 1)


SISTEM ORGAN PADA KEHIDUPAN TUMBUHAN

BAGIAN 1

KOMPETENSI:
Menjelaskan sistem organ dalam kehidupan tumbuhan.

INDIKATOR 37:
Menjelaskan fungsi bagian jaringan pada tumbuhan.


RINGKASAN / RANGKUMAN MATERI IPA SMP
SISTEM ORGAN DALAM KEHIDUPAN TUMBUHAN 

1. Struktur akar
Akar pada tumbuhan tersusun atas: Epidermis, korteks, endodermis, silinder pusat

a. Epidermis
Epidermis (kulit luar) adalah lapisan akar paling luar yang tersusun dari selapis sel hidup berdinding tipis. Sel-selnya tidak berkutikula dan tidak berstoma.

Sel-sel epidermis membentuk rambut akar yang berupa tonjolan-tonjolan untuk memperluas bidang penyerapan air dan garam mineral dari dalam tanah.

b. Korteks 
Korteks adalah lapisan kulit, pertama yang tersusun beberapa lapis sel jaringan parenkim yang
berperan memungkinkan untuk menyimpan cadangan makanan, memiliki banyak ruang antarsel.
Ruang antarsel merupakan ruang udara untuk saluran pertukaran gas.

c. Endodermis
Endodermis terletak di antara korteks dan silinder pusat. Endodermis tersusun atas selapis sel yang berfungsi sebagai pengatur masuknya air dan garam-garam mineral yang menuju ke pembuluh kayu (xilem). Dalam dinding setiup sel endodermis terdapat pita Caspary.
Pita Caspary itulah menyeleksi boleh tidaknya suatu mineral masuk ke pembuluh akar.

d. Selinder Pusat
Selinder pusat (Stele) adalah seluruh jaringan yang terletak di sebelah dalam endodermis. Terutama, terdiri atas jaringan berkas-berkas pembuluh pengangkut (xylem dan floem) dan jaringan lain. Perikambium atau perisikel terletak pada lapisan luar silinder pusat. Jika bagian tengah tidak diisi oleh jaringan pembuluh bagian tersebut diisi oleh parenkim empulur. Pada akar tumbuhan dikotil, xylem terletak di pusat akar, tersusun berbentuk bintang, sedangkan floem mengelilinginya.


2. Batang

a. Jaringan batang dikotil
Tersusun atas epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat.

b. Jaringan pada batang Monokotil
Terdiri atas epidermis yang tersusun atas satu lapis sel, tidak memiliki batas yang jelas antara korteks dan stele.

3. Daun
Jaringan yang menyusun organ daun di antaranya: epidermis atas, jaringan tiang (palisade), bunga karang (spons), jaringan pengangkut dan epidermis bawah.

Epidermis pada daun tersusun atas satu lapis sel, terdapat lapisan kutikula untuk mengurangi penguapan yang berlebihan. Sebagian sel epidermis mengalami modifikasi menjadi menjadi stomata sebagai tempat keluar masuknya udara. Jaringan dasar parenkim daun (rnesofil) menyusun jaringan palisade dan jaringan spons. Pada turnbuhan dikotil, fotosintesis banyak terjadi pada jaringan parenkim palisade. Sedangkan pada tumbuhan monokotil, fotosintesis banyak terjadi pada jaringan spons.

Jaringan spons tersusun atas sel-sel yang lebih longgar sehingga memungkinkan terjadinya .sirkul-utl udara dalam ruang-ruang antar-sel dan sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.

4. Struktur Bunga
Bunga lengkap adalah bunga yang memiliki semua bagian-bagian bunga, yaitu bagian perhiasan (mahkota dan kelopak), bagian kelamin (putik dan benang sari) dan tangkai.

Mahkota adalah bagian perhiasan bunga yang biasanya memiliki warna kontras/mencolok sehingga dapat menarik perhatian serangga/kupu-kupu untuk membantu penyerbukan. Kelopak adalah bagian bunga yang biasanya berwarna hijau berfungsi sebagai pelindung saat bunga masih kuncup atau sebelum bunga mekar.

Putik adalah alat kelamin betina terdiri atas bagian: .kepala putik, tangkai putik, bakal buah yang di dalamnya terdapat bakal biji dan benang sari adalah alat kelamin jantan terdiri, atas bagian kepala sari (mengandung serbuk sari/sel kelamin jantan) dan tangkai sari.




Read More
Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 6 (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)

Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 6 (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)


SISTEM ORGAN PADA MANUSIA

BAGIAN 6

KOMPETENSI:
Menjelaskan sistem organ pada manusia.

INDIKATOR 36:
- Menjelaskan fungsi bagian alat reproduksi manusia
- Membedakan antara peristiwa menstruasi dan ovulasi 


RINGKASAN MATERI SISTEM ORGAN PADA MANUSIA 
BAGIAN 6
A. Alat Reproduksi Pria
Alat reproduksi pada manusia untuk pria perdiri atas: testes, vas deferens, dan penis.
  1. Testes berfungsi menghasilkan hormon testosteron dan sel kalamin jantan (spermatozoa). Epididimis merupakan tempat pendewasaan (pematangan) dan penyimpanan sperma.
  2. Vas deferens adalah saluran yang menghubungkan antara testis dan penis.
  3. Penis berfungsi untuk alat kopulasi, yaitu untuk memasukkan sperma ke dalam saluran reproduksi pada wanita.

B. Alat Kelamin Wanita
Alat reproduksi pada wanita terdiri dari ovarium, oviduk (tuba falopi), rahim (uterus), dan vagina.
  1. Ovarium; berfungsi memproduksi (ovum) sel telur serta menghasilkan hormon estrogen dan progesteron.
  2. Oviduk (tubafalopi): berfungsi sebagai saluran sel telur dari ovarium menuju ke rahim.
  3. Rahim (uterus): berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya embrio/janin.
  4. Vagina: sebagai liang peranakan dan kopulasi.
Proses menstruasi:
Menstruasi: Peristiwa luruhnya dinding endometrium dan matinya sei telur yang tidak dibuahi. 
Siklus Menstruasi : peristiwa menstruasi yang terjadi secara siklik dan periodik (28-30 hari)
Lama Menstruasi: 5 - 7 hari.

Setelah sel telur dewasa maka akan lepas dari ovarium (ovulasi). Maka sel telur akan masuk menuju oviduk apabila tidak ada sperma yang masuk di bagian oviduk ini maka sel telur akan bergerak terus
menuju ke rahim dan berhenti di dinding rahim. Beriringan dengan masa ovulasi dinding rahim (endometrium) mengalami penebalan. Penebalan dinding rahim ini dimanfaatkan sebagai bantalan tempat tumbuh dan berkembangnya embrio.

Namun karena tidak terjadi pembuahan maka sel telur rusak begitu pula dinding endometrium. Bagian yang rusak ini harus dikeluarkan. Peristiwa ini disebut menstruasi.

Selama berlangsungnya siklus menstruasi, terjadi interaksi beberapa hormon. Hormon-hormon tersebut antara lain FSH, LH, estrogen dan progesteron. Berdasarkan skema tersebut, fungsi hormon-hormon selama siklus adalah FSH berperan merangsang pembentukan folikel de Graaf dalam ovarium, dan memacu produksi hormon estrogen. 

Hormon Estrogen berperan adalah merangsang kelenjar hipofisis untuk memproduksi LH untuk merangsang ovulasi dan perkembangan korpus luteum dan menghambat produksi FSH. Sehingga menjelang ovulasi hormon estrogen dan LH meningkat. Di samping itu LH akan merangsang ovarium untuk memproduksi progesteron. Dimana Progesteron akan memacu pernbentukan endometrium uterus hingga siap untuk implantasi embrio, menghambat produksi FSH oleh kelenjar hipofisis dan menghambat produksi LH.



Read More
Kisi-kisi UM UAMBN MI MTs dan MA Tahun 2018

Kisi-kisi UM UAMBN MI MTs dan MA Tahun 2018


Dalam rangka mengendalikan mutu dan pemetaan hasil pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan, perlu diadakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab Tahun Pelajaran 2017-2018.

Selanjutnya dalam rangka pencapaian standar kompetensi lulusan PAI dan Bahasa Arab maka telah disusun kisi-kisi UAMBN PAI dan Bahasa Arab Tahun Pelajaran 2017-2018. Kisi-kisi tersebut telah diterbitkan oleh Kementerian Agama melalui Keputusan Direkur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5527 tahun 2017 tertanggal 9 Oktober 2017. Keputusan tersebut berisi tentang Kisi-kisi Ujian Akhir Madrasah Berstadar Nasional PAI dan Bahasa Arab Tahun Pelajaran 2017-2018.

Kisi-kisi tersebut ditujukan untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) dalam rangka menghadapi UAMBN Tahun 2018.

Dan berikut ini adalah link download kisi-kisi Ujian Madrasah (UM) untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan UAMBN untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) yang bisa diunduh. Silahkan pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kisi-kisi Ujian Madrasah (UM) MI Tahun 2018
1. Kisi-kisi UM MI - Al Quran Hadis
2. Kisi-kisi UM MI - Akidah Akhlak
3. Kisi-kisi UM MI - Bahasa Arab
4. Kisi-kisi UM MI - Fikih
5. Kisi-kisi UM MI - SKI

Kisi-kisi UAMBN MTs Tahun 2018
1. Kisi-kisi UAMBN MTs - Al Quran Hadis
2. Kisi-kisi UAMBN MTs - Akidah Akhlak
3. Kisi-kisi UAMBN MTs - Fikih
4. Kisi-kisi UAMBN MTs - SKI
5. Kisi-kisi UAMBN MTs - Bahasa Arab

Kisi-kisi UAMBN MA Tahun 2018
1. Kisi-kisi UAMBN MA - Bahasa Arab (Non Keagamaan)
2. Kisi-kisi UAMBN MA - Bahasa Arab (Keagamaan)
3. Kisi-kisi UAMBN MA - Alquran Hadis (Semua)
4. Kisi-kisi UAMBN MA - Fikih (Non Keagamaan)
5. Kisi-kisi UAMBN MA - Akidah Akhlak (Non Keagamaan)
6. Kisi-kisi UAMBN MA - SKI (Non Keagamaan)
7. Kisi-kisi UAMBN MA - Akhlak (Keagamaan)
8. Kisi-kisi UAMBN MA - Ilmu Kalam (Keagamaan)



Read More
Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 5 (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)

Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 5 (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)


SISTEM ORGAN PADA MANUSIA - BAGIAN 5

KOMPETENSI:
Menjelaskan sistem organ pada manusia.

INDIKATOR 35:
Menjelaskan proses-proses yang terjadi pada ginjal.


RINGKASAN MATERI SISTEM ORGAN PADA MANUSIA 

(BAGIAN 5)

Ekskresi adalah salah satu ciri dari hidup, yaitu mengeluarkan metabolisme. Berikut organ yang berperan mengeluarkan zat sisa:

A. Sistem Urine/Ginjal
Sistem urine adalah sistem ekskresi yang melibatkan peran ginjal dalam menghasilkan urine dari proses filtrasi darah.

Bagian-Bagian Ginjal

Pada bagian korteks terdapat jutaan nefron yang tersusun atas badan malphigi dan saluran-saluran. Bagian badan malphigi dibentuk oleh glomerulus dan kapsula bowman. Glomerulus adalah pembuluh kapiler arteri yang menggulung membentuk anyaman.

Sedangkan Kapsula Bowman atau disebut juga dengan simpai bowman adalah badan yang menyelimuti dan melindungi glomerulus. Pada salah satu bagiarmya membentuk saluran/tubulus.

Berikut gambar nefron ginjal:

Proses pembentukan urine dalam nefron;


Contoh Soal dan Pembahasan

1. Perhatikan gambar berikut!

Pada bagian yang ditunjuk dengan huruf X berfungsi ....
A. menyaring darah yang masuk
B. menyerap zat hasil metabolisme
C. menampung urine sementara
D. mengendapkan urine sesungguhnya

Pembahasan:
Bagian yang ditunjuk dengan tanda X adalah bagian rongga ginjal (pelvis), berfungsi menampung sementara sebelum dialirkan menuju kantung kemih.
Jawaban: C

2. Bagian nefron yang berperan dalam proses filtrasi adalah ....
A. tubulus distal
B. tubulus proksimal
C. tubulrs kolektivus
D. badan malphigi

Pembahasan: 
Proses filtrasi terjadi pada badan malphigi.
Jawaban: D


3. Perhatikan gambar berikut!

Bagian Z berfungsi untuk proses ....
A. penyaringan zat-zat yang menghasilkan urine primer
B. penambahan zat-zat yang tidak. dibutuhkan
C. penyerapan zat-zat yang masih diperlukan tubuh
D. pembentukan urine filtrat glomerulus

Pembahasan:
Bagian yang ditunjuk dengan huruf Z adalah tubulus kontortus proksimal, berfungsi penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan.
Jawaban: C


UJI KOMPETENSI
SOAL LATIHAN UN IPA TAHUN 2018 SMP MTs 


1. Perhatikan gambar berikut!

Pada bagian yang ditunjuk dengan tanda Y berlangsung proses .....
A. reabsorbsi, dihasilkan urine sekunder
B. filtrasi, dihasilkan urine primer
C. ekskresl, menghasilkan urine
D. augmunlasi, dihasilkan urine sesungguhnya


2. Perhatikan gambar berikut!

Proses pada bagiah yang ditunjuk dengan Y adalah ....
A. perombakan zat-zat dalam urine melalui proses augmentasi
B. terkumpulnya urine sesunggulmya hasil augmentasi
C. reabsorbsi zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh
D. pembentukan urine primer hasil filtrasi tubulus


3. Perhatikan gambar berikut!

Pada bagian yang ditunjuk oleh tanda panah berperan ....
A. menyalurkan urine menuju ke kantung kemih
B. menyerap zat-zat yang masih diperlukan dalam urin
C. mengendapkan kalsium oksalat yang larut daam urine
D. menyerap urine agar mengalir ke kantung kemih


KUNCI JAWABAN
1. D
2. B
3. -



Read More
Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 4 (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)

Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 4 (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)



SISTEM ORGAN PADA MANUSIA - BAGIAN 4

KOMPETENSI:
Menjelaskan sistem organ pada manusia.

INDIKATOR 34:
Menjelaskan urutan proses peredaran darah besar.


RINGKASAN MATERI SISTEM ORGAN PADA MANUSIA (BAGIAN 4)

1. Jantung
Fungsi jantung adalah sebagai alat pemompa darah. 

2. Pembuluh Darah
Pembuluh darah kita terdiri dari pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan pembuluh kapiler.
Perbedaan Arteri dan Vena:


Contoh Soal dan Pembahasan

1. Pembuluh vena memiliki ciri-ciri ....
A. denyut tidak terasa dinding tipis tidak elastis, aliran darah menuju ke jantung
B. denyut terasa, dinding tidak elastis, alirarf darah dari jantung ke seluruh tubuh
C. denyut tidak terasa,dinding tipis elastis, aliran darah menuju ke jantung
D. denyut tidak terasa, dinding tipis tidak elastis, aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh

Pembahasan:
Aliran darahnya tidak cepat, pembuluh terletak dibawah permukaan kulit, denyutnya pun tidak terasa dan dinding pembuluh tidak tipis elastis.
Jawaban: C 

2. Perhatikan gambar berikut!

Proses peredaran darah kecil adalah ....
A. 7-4-2-3-5
B. 2-3-4-5-6
C. 3-5-1-5-8
D. 5-8-10-9-1

Pembahasan:
Peredaran darah kecil adalah peredaran
darah dari jantung menuju paru-paru
kembali lagi ke jantung.
Jawaban: A


3. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) aliran darah menuju ke jantung
(2) membawa CO2
(3) membawa gas O2
(4) kuat dan lebih elastis
(5) keluar dari jantung
Ciri-ciri vena pulmonalis adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (5)

Pembahasan:
Vena pulmonalis adalah pembuluh darah yang membawa darah kaya oksigen, dari paru-paru menuju jantung.
Jawaban: B


Read More
Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 3  (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)

Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 3 (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)

SISTEM ORGAN PADA MANUSIA - BAGIAN 3

KOMPETENSI:
Menjelaskan sistem organ pada manusia.

INDIKATOR 33:
Menjelaskan proses-proses yang terjadi pada bagian sistem pernafasan.


RINGKASAN MATERI SISTEM ORGAN PADA MANUSIA (BAGIAN 3)

1. Rongga hidung (cavum nasalis)

Fungsi utama rongga hidung adalah sebagai pintu utama masuk keluarnya udara pernafasan. Di dalam hidung, udara mengalami beber apa perlakuan diantaranya adalah:
1) Udara yang masuk ke hidung akan disaring terlebih dulu oleh rambut hidung,
2) Udara dihangatkan oleh kapiler darah yang ada di daiam hidung, sehingga suhunya sesuai dengan suhu tubuh;
3) Udara dilembapkan oleh lapisan lendir yang ada di dalam rongga hidung.


2. Tekak (Faring)
Faring merupakan persimpangan antara saluran pernapasan (tenggorokan) dan rongga pencernaan (kerongkongan). Pada bagian belakang faring terdapat laring. Laring disebut pula Pangkal tenggorok. Pita suara dan epiglotis atau katup pangkal tenggorokan terletak pada laring.

3. Tenggorokan (Trakea)
Lapisan dalam tersusun atas jaringan epitelium bersilia yang banyak menghasilkan lendir, berperan menangkap debu maupun mikroorganisme yang masuk saat menghirup udara, kemudian didorong menuju belakang mulut dan dikeluarkan dengan cara batuk.

4. Cabang Tenggorokan (Bronkus)
Bronkus merupakan cabang dari pangkal batang tenggorokan yaitu berjumlah dua cabang satu rnenuju paru-paru kiri dan yang lainnya ke paru-paru kanan. Di dalam paru-paru, bronkus bercabang menjadi beberapa bronkiolus. Bronkus kanan bercabang menjadi tiga bronkiolus sedangkan bronkus kiri bercabang meniadi dua. Bronkiolus bermuara pada alveolus.

5. Alveolus
Alveolus berfungsi mengikat oksigen dari udara dan melepas CO2 ke udara.


Contoh Soal dan Pembahasan

1. Perhatikan beberapa Pernyataan berikut berkaitan dengan sistem Pernafasan di bawah ini!
(1) Kontraksi yang kaku dari bronkiolus
(2) Peradangan pada cabang tenggorokan
(3) Infeksi Mycoplasma sp
(4) Paru-paru mengecil karena sel rusak
Gangguan yang menyebabkan terjadinya bronkitis adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)

Pembahasan:
Bronkitis terjadi karena peradangan pada cabang tenggorokan dan infeksi bakteri Mycoplasma sp
Jawaban: C


2. Perhatikan gambar berikutl

Pada bagian organ yang ditunjuk oleh huruf Y terjadi prosss ....
A. pengaturan suhu udara yang masuk
B. penyaringan udara respirasi oleh selaput lendir
C. penyesuaian kelembaban udara pernafasan
D. difusi udara pernafasan (O2 dengan CO2)

Pembahasan:
Bagian Y adalah alveoulus yang berlangsung proses difusi antara O dengan CO2
Jawaban: D


3. Perhatikan gambar organ pernafasan berikut!

Proses yang terjadi pada bagian X adalah ....
A. menyaring udara pernafasan yang masuk
B. pelepasan uap air oleh lendir
C. membantu proses pelepasan gksigen
D. menghasilkan suara yang nyaring

Pembahasan:
Proses yang terjadi pada bagian X (trakea) adalah menangkap debu atau kotoran yang masuk bersama udara pernafasan oleh silia.
Jawaban: A



Read More
Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 2  (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)

Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia - Bagian 2 (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)

SISTEM ORGAN PADA MANUSIA - BAGIAN 2

KOMPETENSI:
Menjelaskan sistem organ pada manusia.

INDIKATOR 31:
Menjelaskan sistem pencernaan dan enzim-enzim yang berperan pada proses pencernaan. 


RINGKASAN MATERI SISTEM ORGAN PADA MANUSIA (BAGIAN 2)

A. Rangka Manusia
Rangka merupakan tulang-tulang yang membangun sistem gerak. Tulang tidak dapat bergerak dengan sendirinya, namun gerakan tulang sangat ditentukan oleh otot-otot yang melekat pada tulang tersebut. Terdapat dua jenis tulang yang menyusun rangka, yaitu tulang keras (sejati) dan tulang rawan

Macam-macam tulang berdasarkan bentuknya, yaitu:

  • Tulang pendek, misalnya tulang pergelangan tangan dan kaki, dan ruas-ruas tulang belakang. Di dalamnya terdapat sumsum merah yang berfungsi sebagai pembuatan sel darah merah dan sel darah putih
  • Tulang pipih, misalnya tulang rusuk, tulang belikat, tulang dada, tulang panggul, dan tulang tempurung kepala.
  • Tulang pipa, misalnya tulang paha, tulang betis, tulang kering, tulang hasta, dan tulang pengumpil, di dalam rongga tulang pipa berisi sumsum merah
  • Tulang yang bentuknya tidak beraturan, terdapat pada tulang wajah dan ruas-ruas tulang belakang.
Beberapa susunan tulang yang istimewa:
  1. penyusun tulang rusuk: terdirt atas 7 pasang tulang rusuk sejati; 3 pasang rusuk palsu; dan 2 pasang rusuk melayang.
  2. Penyusun gelang bahu terdiri atas tulang belikat dan tulang selangka
  3. Penyusun gelang panggul terdiri atas tulang usus (ilium), tulang kemaluan (pubis) dan tulang duduk (ischium).

B. Persendian atau Hubungan Antar tulang
Guna memungkinkan gerakan tubuh maka tulang yang satu dengan tulang lainnya terjadi hubungan yang erat. Hubungan antara tulang ini disebut dengan artikulasi.

Beberapa persendian diantaranya:
1. Sendi Peluru adalah persendian yang menggerakkan salah satu tulang ke segala arah. Misalnya persendian yang dibentuk oleh:
  • gelang bahu (tulang selangka dan tulang belikat) dengan tulang lengan atas: gerakin sendiny; terjadi karena tulang lengan atas dapat bergerak ke segela arah sementara sebagai tulang penumpu (posisi tidakbergerak) adalah gelang bahu 
  • gelang panggul (tl. usus, tl. kemaluan, tl. duduk) dengan tulang paha. gerakan sendinya terjadi karena tulang paha dapat bergerak ke segela arah sementara sebagai tulang penumpu (posisi tidak bergerak) adalah gelang panggul
2. Sendi Engsel adalah sendi yang memungkinkan salah satu tulang dapat bergerak satu arah. Misalnya persendian yang dibentuk oleh:
- lengan atas dan lengan bawah:
pergerakan sendinya terjadi dimana lengan bawah bergerak satu arah (abduksi: menjauhi badan atau adduksi: mendekat arah badan) sedangkan tulang lengan atas sebagai penumpu. 
- persendian pada lutut
pergerakan sendinya terjadi dimana tulang betis bergerak satu arah (abduksi: menjauhi badan atau adduksi: mendekat arah badqn) sedangkan paha sebagai penumpu 
- persendian pada ruas-ruas jari

3. Sendi Putara dalah sendi yang memungkinkan salah satu tulang bergerak memutar, seperti contoh persendian yang dibentuk oleh:
Tulang atlas pada leher dengan tulang tengkorak. Posisi antara ke dua tulang ini memungkinkan, gerakan memu tar pada tulang tengkorak dan tulang atlas sebagai penumpu.

4. Sendi Pelana ad,alah sendi yang memungkinkan salah satu tulang dapat bergerak dua arah  misalnya ke depan ke belakang dan ke kiri ke kanan contoh persendian- ini dibentuk oleh:
- Tulang ibu jari tangan dengan tulang telapak tangan

5. Sendi Luncur, yaitu hubungan antar tulang yang memungkinkan gerakan melengkung ke depan (membungkuk) dan ke belakang serta gerakan memutar (menggeliat)

C. Otot
Perbedaan Otot Polos, Lurik, dan lantung 

Beberapa macam sistem kerja otot:
Otot dikatakan berkontraksi apabila otot tersebut dalam kondisi bekerja, misalnya memendek, memiliki diameter lebih besar, dan lebih keras, sedangkan otot dikatakan berelaksasi apabila keadaan otot kembali pada posisi semula, memanjang, diameter mengecil dan lebih lunak. Beberapa otot bekerja saling berpasangan seperti otot trisep dan otot bisep.

Kedua otot ini bekerja antagonis artinya bekerjanya saling berlawanan misalnya jika otot bisep berkontraksi maka otot trisep relaksasi. otot bisep disebut juga sebagai fleksor (membengkokkan sendi). Otot trisep disebut sebagai ekstensor karena meluruskan sendi.

Otot bekerja sinergis apabila dua otot bekerja tidak berlawanan. Contoh dari otot-otot sinergis adalah otot bisep dengan otot lengan bawah. Kedua macam otot ini sama-sama berkontraksi saat lengan membengkok. Otot-otot antar tulang rusuk yang bekerja bersama ketika kita rnenarik napas;  otot pronator, yaitu otot yang menyebabkan telapak tangan menengadah atau menelungkup.

Otot bekerja sinergis apabila dua otot bekerja tidak berlawanan. Contoh dari otot-otot sinergis adalah otot bisep dengan otot lengan bawah.



Read More
Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)

Ringkasan Materi IPA SMP: Sistem Organ Pada Manusia (Materi, Contoh Soal dan Pembahasan)


SISTEM ORGAN PADA MANUSIA

KOMPETENSI:
Menjelaskan sistem organ pada manusia.

INDIKATOR 31:
Menjelaskan sistem pencernaan dan enzim-enzim yang berperan pada proses pencernaan. 


RINGKASAN MATERI SISTEM ORGAN PADA MANUSIA

a. Rongga Mulut
    Di dalam rongga mulut terdapat:
  1. Lidah merupakan organ yang berfungsi: mengecap rasa makanan, mengatur dan mengaduk makanan, membantu dalam menelan makanan.
  2. Kelenjar ludah yang menghasilkan air liur dan di dalarn air liur mengandung enzim ptialin (amilase) yang berfungsi mengubah amilum (zat tepung) menjadi maltosa (zat gala).
  3. Gigi merupakan alat pencernaan secara mekanik.
b. Kerongkongan
Kerongkongan: saluran penghubung antara rongga mulut dengan lambung. Kerongkongan dapat berkontraksi secara bergelombang seperti meremas-remas. Gerakan tersebut dinamakan dengan nama gerak peristaltik. Gerakan peristaltik berfungsi untuk mendorong makanan dari rongga mulut menuju lambung.

c. Lambung
Dinding lambung mengeluarkan getah lambung yang mengandung:
  • Asam lambung/asam klorida (HCl) berfungsi mengasamkan makanan,  membunuh kuman-kuman yang masuk bersama makanan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.
  • Pepsin berfungsi mengubah protein menjadi pepton.
  • Renin berfungsi mengendapkan protein susu (kasein).
d. Usus Halus
Pada usus dua belas jari bermuara saluran dari pankreas dan saluran dari kantung empedu. ,'
Pankreas mengeluarkan getah pankreas yang mengandung enzim:
  • Amilase berfungsi mengubah amilum menjadi glukosa.
  • Tripsin berfungsi mengubah pepton menjadi asam amino.
  • Lipase berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
Kantung empedu dari hati mengalirkan cairan empedu yang berfungsi mengemulsikan lemak. Pada usus kosong terjadi pencernaan makanan secara kimia oleh enzim dari pangkreas dan cairan empedu. Pada usus penyerapan terjadi proses penyerapan sari-sari makanan.


CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Perhatikan gambar organ pencernaan berikut! 

Fungsi enzim yang dihasilkan oleh organ X adalah ....
A. mengubah amilum menjadi gula
B. mengendapkan kasein dari air susu
C. mengubah lemak menjadi asam lemak
D. mengubah protein menjadi asam

Pembahasan:
Organ yang diberi tanda X pada gambar adalah lambung yang menghasilkan enzim:
Jawaban: B


2. Perhatikan gambar organ pencernaan makanan berikut!
Organ dan proses pencernaan makanan yang ditunjuk dengan panah adalah .... . 
A. usus halus dengan mencerna protein menjadi pepton oleh pepsin
B. usus halus dengan mencerna pepton menjadi asam amino oleh tripsin
C. usus besar dengan mencerna protein menjadi pepton oleh renin
D. usus besar dengan mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol oleh lipase

Pembahasan:
Organ yang ditunjuk adalah usus halus dengan menceirna pepton menjadi asam amino oleh tripsin
Jawaban: B


3. Jika pola makan seseorang dengan makanan yang kurang berserat maka gangguan pencernaan yang dapat ditimbulkan adalah ....
A. mengakibatkan sembelit
B. meningkatnya asam lambung
C. menyebabkan tukak lambung
D. menyebabkan feses terlalu encer

Pembahasan:
Jika seorang makan makanan kurang berserat dapat mengakibat sembelit dan feses keras serta kering.
Jawaban: A





Read More